Jateng Dapat Tambahan 248.600 Dosis, 31 Daerah Siap Gelar Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 24/01/2021, 18:59 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo

SEMARANG, KOMPAS.com - Provinsi Jawa Tengah mendapatkan tambahan 248.600 dosis vaksin Covid-19 pada Sabtu (23/1/2021) untuk diberikan kepada 122.617 tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, ribuan vaksin itu telah didistribusikan ke kabupaten atau kota yang belum menerima vaksin Covid-19.

"Sudah terkirim ke kabupaten kota, diharapkan sudah selesai semuanya. Tinggal beberapa kabupaten atau kota, tapi harapannya diselesaikan pada hari ini," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Minggu (24/1/2021).

Yulianto menambahkan, berdasarkan surat edaran dari Sekda Provinsi Jawa Tengah, pada hari Senin (25/1/2021) akan dilakukan pencanangan vaksinasi serentak.

Baca juga: Kepala Bapenda Jateng Tavip Supriyanto Meninggal Dunia

Rencananya, vaksinasi serentak termin kedua tahap satu itu akan diikuti 31 kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Sementara untuk Kabupaten Wonogiri, akan melakukan vaksinasi awal di hari Selasa (26/1/2021).

Sebeleumnya, Kota Semarang, Kabupaten Semarang dan Kota Surakarta telah mencanangkan vaksinasi di termin pertama tahap satu pada 14 Januari lalu.

"Maksimal 10 orang untuk divaksin pertama kali yakni, bupati atau walikota, ketua DPRD, Dandim, Kapolres, Kajari, Kadinkes, tokoh agama, tokoh kesehatan dan tokoh masyarakat. Setelah tokoh-tokoh itu, dilanjutkan dengan nakes di daerah masing-masing, pada hari Senin (25/1/2021)," jelasnya.

Terkait progres vaksinasi tahap pertama untuk 32.973 nakes, hingga 24 Januari 2021, sebanyak 19.790 orang telah divaksin.

Baca juga: Sebaran 346 Pasien Covid-19 Meninggal dalam Sehari, Jateng Catat 101

Jateng pada termin pertama menerima 62.560 dosis vaksin Covid-19 yang didistribusikan ke Kota Semarang, Kabupaten Semarang dan Kota Surakarta.

Dengan progres tersebut, untuk vaksinasi termin pertama ditarget rampung pada Senin besok atau maksimal tanggal 28 Januari 2021.

"Untuk tiga daerah yang sudah dilaksanakan, kita selesaikan sampai hari Senin, paling lambat tanggal 28 Januari. Untuk termin satu, penyuntikan pertama. Kalau untuk nakes semuanya diharapkan selesai pada Februari 2021," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X