Tekan Kematian Akibat Covid-19, 4.000 Orang dengan Komorbid di Banyumas Akan Dites Cepat Antigen

Kompas.com - 14/01/2021, 15:46 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas di kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (14/1/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINKepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas di kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (14/1/2021).

 

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas akan melakukan tes cepat antigen Covid-19 terhadap 4.000 orang dengan komorbid di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kepala Dinkes Banyumas Sadiyanto mengatakan, kebijakan tersebut untuk menekan kasus kematian akibat Covid-19.

Pasalnya korban meninggal dunia sebagian besar merupakan orang dengan komorbid dan terlambat mendapat penanganan medis.

"Senin (18/1/2021) kami akan screening dengan rapid test antigen di 80 desa. Kami pilih desa yang angka kematian dan kasus aktifnya tinggi dibanding desa lainnya," kata Sadiyanto di kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Bupati Banyumas Pertimbangkan Sanksi Bagi yang Menolak Vaksin Covid-19, Jika ....

Sadiyanto membeberkan, hingga saat ini kasus kematian akibat Covid-19 mencapai 275 orang. Di bulan Januari ini saja, tercatat 59 orang meninggal akibat Covid-19.

"Kemarin ada tiga yang meninggal dunia, sebelumnya, pernah juga sampai delapan orang dalam sehari. Bulan ini pernah hanya satu orang yamg meninggal, tapi cuma sehari, jadi (kasus Covid-19 belum membaik," ungkap Sadiyanto.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Banyumas Diundur Pertengahan Februari

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, orang dengan komorbid yang positif nantinya akan mendapatkan perawatan medis, sehingga diharapkan menekan kasus kematian.

Sedangkan bagi orang tanpa gejala (OTG) akan menjalani isolasi mandiri atau tempat karantina yang disiapkan Pemkab.

"Target rapid test antigen ini orang dengan komorbid, karena yang punya potensi. Untuk antisipasi bertambahnya kasus positif Covid-19, kami siapkan tempat karantina, masih ada tiga tempat yang kosong," kata Husein.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Regional
Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Tertutup Longsor akibat Gempa Majene

Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Tertutup Longsor akibat Gempa Majene

Regional
Gubernur Maluku: Bapak Presiden Divaksin Duluan, Masa Kita di Daerah Tidak Bisa

Gubernur Maluku: Bapak Presiden Divaksin Duluan, Masa Kita di Daerah Tidak Bisa

Regional
Videonya Tolak Rapid Antigen Viral, Kades: Hanya untuk Warga, tapi Malah Disebar ke Facebook

Videonya Tolak Rapid Antigen Viral, Kades: Hanya untuk Warga, tapi Malah Disebar ke Facebook

Regional
Jadi Zona Merah, 4 Daerah di Jatim Masuk Daerah Tambahan Wilayah PPKM

Jadi Zona Merah, 4 Daerah di Jatim Masuk Daerah Tambahan Wilayah PPKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X