Kompas.com - 20/12/2020, 12:08 WIB
Editor Setyo Puji

 

KOMPAS.com - Warga di Kecamatan Bone-bone, Luwu Utara, digegerkan dengan aksi teror pembakaran mobil oleh orang tak dikenal pada Jumat (11/12/2020) dini hari.

Kasus teror pembakaran mobil tersebut diketahui menyasar rumah milik relawan pasangan calon (Paslon) di Pilkada Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Setelah dilakukan pengembangan penyelidikan, polisi berhasil menangkap lima terduga pelaku.

Kelima terduga pelaku tersebut diketahui berinisial AR, AJ, AS, AL dan AB.

Atas perbuatan yang dilakukan, mereka akan dijerat dengan Pasal 187 KUHP dan Pasal 55 KUHP dengan ancaman tujuh sampai 12 tahun penjara.

Baca juga: Motif Pembakaran Mobil Relawan Petahana di Luwu Utara, Pelaku Kecewa Paslon yang Didukung Kalah

Terjadi di dua desa

Kasus teror tersebut pertama kali terjadi sekitar pukul 01.45 Wita, yaitu mobil Avanza milik Fajar, warga Desa Patoloan, Kecamatan Bone-bone dibakar orang tak dikenal.

Selanjutnya pada pukul 02.00 Wita, pelaku juga membakar mobil Gran Max putih milik Fandi warga Desa Sidomukti, Kecamatan Bone-bone.

Tak sampai di situ, pada pukul 02.42 Wita, pelaku kembali melakukan percobaan pembakaran garasi milik Murtoyo di Desa Sidomukti.

“Lokasi kejadian berada di 2 desa yakni Desa Patoloan dan Desa Sidomukti," kata Kapolres Luwu Utara AKBP Irwan Sunuddin.

Setelah adanya kejadian itu, korban langsung melaporkannya kepada polisi.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Pembakaran Mobil Relawan di Luwu Utara, Terduga Pelaku Ditangkap, Terancam 12 Tahun Penjara

Pelaku ditangkap

Irwan mengatakan, setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara dan pengembangan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku.

Pelaku yang ditangkap sementara berjumlah lima orang. Mereka diketahui berinisial AR, AJ, AS, AL dan AB.

Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya adalah jerigen bekas tempat bahan bakar dan kain.

“Jadi bukan bahan peledak yang dibuang ke dalam garasi mobil, tetapi cairan mudah terbakar bersama kain,” ujar Irwan.

Motif pelaku

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, pelaku mengakui perbuatannya.

Adapun motifnya, karena merasa tidak terima setelah calon yang didukungnya dalam Pilkada kalah dengan calon yang didukung oleh korban.

“Kalau sampai sekarang motifnya yaitu merasa kalah dengan pasangan yang didukung, jadi mereka mengambil langkah inisiatif sendiri,” kata irwan saat dikonfirmasi awak media, Jumat (18/12/2020).

“Jadi 3 tempat kejadian ini masing-masing eksekutor menggunakan kendaraan antara lain di TKP pertama menggunakan kendaraan roda dua jenis N-Max, di TKP kedua menggunakan roda dua jenis Scoopy, dan TKP ketiga tersangka menggunakan roda dua jenis KLX, semuanya berboncengan,” tambah Irwan.

Saat ini, lanjut dia, polisi masih mengejar sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kasus pembakaran tersebut.

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Pembakar 2 Mobil Relawan Calon Petahana di Luwu Utara

Tanggapan bupati

Bupati Luwu Utara yang juga calon petahana dalam Pilkada 2020, Indah Putri Indriani membenarkan jika mobil yang dibakar pelaku tersebut merupakan milik relawannya.

Terkait dengan hal itu, pihaknya meminta aparat kepolisian untuk dapat mengusut tuntas kasus tersebut.

Pasalnya, tindakan yang dilakukan pelaku sudah tidak bisa ditoleransi dan harus mendapat hukuman setimpal agar terjadi efek jera.

“Ini merupakan tindakan sudah keterlaluan, pihak kepolisian harus segera usut dan tangkap para pelaku,” ucap Indah.

Untuk menghindari hal yang tak diinginkan terjadi, pihaknya juga mengimbau para relawan dan pendukungnya untuk dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

“Jangan terpancing, biarkan pihak kepolisian yang bekerja menyelesaikan kasus ini. Saya minta semua pendukung, tim tetap menahan diri, tapi tetap waspada,” ujar Indah.

Penulis : Kontributor Kompas TV Luwu Palopo, Amran Amir | Editor : Rachmawati

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.