Motif Pembakaran Mobil Relawan Petahana di Luwu Utara, Pelaku Kecewa Paslon yang Didukung Kalah

Kompas.com - 20/12/2020, 10:10 WIB
Salah satu mobil warga yang dibakar oleh OTK di Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, petugas Kepolisian dibantu TNI dan Brimob berjaga di lokasi, Jumat (11/12/2020) MUH. AMRAN AMIRSalah satu mobil warga yang dibakar oleh OTK di Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, petugas Kepolisian dibantu TNI dan Brimob berjaga di lokasi, Jumat (11/12/2020)

LUWU UTARA, KOMPAS.com – Kepolisian Polres Luwu Utara, Sulawesi Selatan, telah mengamankan lima orang terduga pelaku pembakaran 2 unit mobil relawan petahana Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani pada Jumat (11/12/2020) dini hari.

Kapolres Luwu Utara, AKBP Irwan Sunuddin mengatakan para pelaku membakar mobil relawan petahana karena pasangan yang mereka dukung kalah. Para pelaku adalah AR, AJ, AS, AL dan AB.

“Kalau sampai sekarang motifnya yaitu merasa kalah dengan pasangan yang didukung, jadi mereka mengambil langkah inisiatif sendiri,” kata irwan saat dikonfirmasi awak media, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Hasil Rapat Pleno KPU Pilkada Luwu Utara, Indah Putri–Suaib Mansur Unggul

Irwan menjelaskan saat menjalankan aksinya, para eksekutor menggunakan kendaraan roda dua yang berbeda di tiga lokasi tempat kejadian perkara..

“Jadi 3 tempat kejadian ini masing-masing eksekutor menggunakan kendaraan antara lain di TKP pertama menggunakan kendaraan roda dua jenis N-Max, di TKP kedua menggunakan roda dua jenis Scoopy, dan TKP ketiga tersangka menggunakan roda dua jenis KLX, semuanya berboncengan,” ucap Irwan.

Saat ini polisi masih mengejar sejumlah nama lain yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran dua unit mobil relawan petahana Bupati Luwu Utara.

Baca juga: Polisi Masih Dalami Motif Dua Terduga Pembakar Mobil Relawan Calon Petahana di Luwu Utara

Atas kejadian ini terduga pelaku terancam pasal 187 KUHP dan pasal 55 KUHP hukuman maksimal 12 tahun.

Pembakaran mobil milik relawan calon bupati Luwu Utara petahana itu terjadi pada Jumat (11/12/2020) dini hari.

Awalnya mobil Avanza milik Fajar di Desa Patoloan dibakar orang tak dikenal (OTK), sekitar pukul 01.45 Wita Jumat dini hari.

Setelah itu, lebih kurang pukul 02.00 Wita, mobil Grand Max warna putih silver milik Fandi di Dusun Sidourit, Desa Sidomukti, Kecamatan Bone-bone juga dibakar orang tak dikenal.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Pembakaran Mobil Relawan di Luwu Utara, Terduga Pelaku Ditangkap, Terancam 12 Tahun Penjara

Selanjutnya, pukul 02.42 Wita, kembali terjadi percobaan pembakaran garasi mobil milik Murtoyo di Dusun Sidorejo, Desa Sidomukti, Kecamatan Bone-bone.

Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti seperti jeriken bekas tempat bahan bakar dan kain.

“Jadi bukan bahan peledak yang dibuang ke dalam garasi mobil, tetapi cairan mudah terbakar bersama kain,” ujar Irwan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X