Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Kompas.com - 28/11/2020, 06:56 WIB
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto saat diwawancarai wartawan. ANTARA/NOVI HUSDINARIYANTOBupati Situbondo Dadang Wigiarto saat diwawancarai wartawan.

SITUBONDO, KOMPAS.com – Masyarakat Situbondo berduka, sebab Bupati Situbondo Dadang Wigiarto meningal dunia karena Covid-19 pada Kamis (26/11/2020).

Dadang meninggal pada usia 53 tahun. Dia memiliki dua anak dan satu istri.

Pria kelahiran 20 Desember 1966 itu menjabat sebagai Bupati Situbondo selama dua periode.

Periode pertama, 2010-2015. Kemudian, berhasil menang dalam PIlkada 2015 dan menjabat untuk periode kedua, 2015-2020.

Baca juga: Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Khofifah Tunjuk Sekda Jadi Pengganti

Selama menjabat, Dadang dikenal sebagai sosok pemimpin yang lembut, praktis, sabar dan sangat demokratis.

Ketika mengambil keputusan, dia tidak mengggunakan kekuatan dan kekuasaannya.

"Kalau menegur bawahan, marah gitu. Dia tanya, aku barusan ngomongnya kasar apa tidak,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Situbondo Syaifullah.

Bahkan tidak jarang, Dadang kerap meminta maaf pada bawahannya.

Tidak hanya itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga menyebut Dadang sebagai sosok pekerja keras, berintegritas dan bertanggung jawab.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak juga menilai Dadang sosok yang low profile dan ramah.

“Almarhum adalah sosok pekerja keras yang low profile dan ramah,” tulis emil di akun Instagram-nya.

Baca juga: Bupati Situbondo Positif Covid-19, Pernah Hadiri Pemberian Penghargaan dari Khofifah di Malang

Emil mengunggah foto kenangan bersama Bupati Dadang dalam kegiatan Jatim Specta Night Carnival 2019.

Saat itu, SItubondo menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

“Tentu kita semua di Jatim, khususnya masyarakat Situbondo merasa sangat kehilangan,” kata Emil.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X