Kasus Covid-19 di Banyumas Melonjak, Tempat Wisata Ditutup Kembali, Pesta Pernikahan Dilarang

Kompas.com - 23/11/2020, 12:20 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein di rumah dinas, Jumat (25/9/2020) petang. KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein di rumah dinas, Jumat (25/9/2020) petang.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Setelah sempat dilonggarkan, Pemkab Banyumas, Jawa Tengah, akan kembali memperketat kegiatan masyarakat.

Hal itu menyusul kenaikan kasus terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) yang cukup signifikan pada bulan November ini.

"Hajatan sudah tidak diperkenankan lagi, tapi akad nikah diperbolehkan dalam jumlah terbatas, maksimal 20 orang," kata Bupati Banyumas, Jawa Tengah, Achmad Husein melalui sebuah video, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Banyumas Masuk Zona Oranye, Penularan di Komunitas Dinilai Cukup Tinggi

Husein mengatakan, pemkab juga akan menutup kembali seluruh obyek wisata dan menghentikan uji coba pembelajaran tatap muka.

"Kerumunan secara masif akan kami tindak. Operasi masker, kerumunan akan kami lakukan setiap hari dan kami akan sangat tegas, dan lain-lain yang dianggap perlu untuk melindungi masyarakat," kata Husein.

Menurut Husein, penutupan tempat-tempat wisata akan dilakukan secara bertahap. Pihaknya akan memprioritaskan penertiban kerumunan orang terlebih dahulu.

"Wisata-wisata outbond nanti terakhiran, yang kerumunan nanti akan kami cek satu-satu, tidak langsung breg semuanya," jelas Husein.

Baca juga: Kamar Isolasi Covid-19 di Banyumas Penuh, Banyak Pasien Mengantre di IGD

Meski demikian, kata Husein, kegiatan perekonomian harus tetap berjalan, dengan catatan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Bekerja, mencari uang tetap seperti biasa, tidak ada perubahan, dipersilakan. Hanya saja harus sangat disiplin, terutama memakai masker, cuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan, dan jaga jarak. Mohon ini diperhatikan," ujar Husein.

Diberitakan sebelumnya, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banyumas mulai tidak terkendali.

Husein menyebut, kenaikan kasus pada bulan November cukup signifikan. Hingga Senin (23/11/2020), tercatat 554 penambahan kasus baru.

Husein memaparkan, pada bulan November ini setiap hari rata-rata terdapat penambahan 25 kasus baru. Selain itu, jumlah korban meninggal juga bertambah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X