Membangkitkan UMKM yang Lesu karena Covid-19 Jadi Isu Bersama di Pilkada Mojokerto

Kompas.com - 27/10/2020, 13:55 WIB
Tiga pasangan calon kepala daerah di Pilkada Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, membacakan pakta integritas kepatuhan terhadap protokol kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19, Kamis (24/9/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍTiga pasangan calon kepala daerah di Pilkada Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, membacakan pakta integritas kepatuhan terhadap protokol kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19, Kamis (24/9/2020).

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Sejumlah calon kepala daerah di Pilkada Mojokerto, Jawa Timur, memiliki perhatian yang sama terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM).

Terdapat tiga pasangan calon yang bertarung di Pilkada Mojokerto 2020. Mereka adalah pasangan Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra, Yoko Priyono-Choirun Nisa, dan Pungkasiadi-Titik Masudah.

Mereka telah menyiapkan sejumlah program untuk menggairahkan sektor UMKM yang lesu akibat Pandemi Covid-19.

Kartu UMKM keren

Program kartu UMKM keren diusung Pungkasiadi-Titik Masudah, pasangan nomor urut 3 di Pilkada Kabupaten Mojokerto.

Calon Wakil Bupati Mojokerto Titik Masudah mengungkapkan, sejak berlangsungnya pandemi Covid-19, banyak pelaku UMKM yang terpukul, tak berkembang, bahkan ada yang gulung tikar.

Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, Bawaslu Tegur 3 Kontestan Pilkada Mojokerto

"Banyak yang berkeluh kesah tentang masa depan usaha mereka. Apa lagi dalam kondisi pandemi seperti hari ini. Untuk itu kami menyiapkan Kartu UMKM Keren sebagai solusi," kata Titik kepada Kompas.com, Minggu (25/10/2020).

Calon wakil bupati Mojokerto Titik Masudah, saat melakukan kampanye tatap muka di wilayah Dlanggu Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, awal Oktober 2020.KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Calon wakil bupati Mojokerto Titik Masudah, saat melakukan kampanye tatap muka di wilayah Dlanggu Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, awal Oktober 2020.

Kartu UMKM keren memfasilitasi bantuan modal usaha maksimal Rp 10 juta untuk setiap pelaku UMKM. Program kartu itu juga memfasilitasi pelatihan usaha secara berkala.

Dukungan bantuan modal usaha dan pelatihan lewat skema kartu UMKM dilengkapi dengan adanya subsidi bea penjualan di pasar tradisional.

"Apa yang ditawarkan dari Kartu UMKM Keren? Bantuan modal usaha maksimal Rp 10 juta per UMKM, pelatihan usaha secara berkala dan subsidi bea penjualan di pasar tradisional," kata Titik Masudah.

Menurut dia, UMKM merupakan sendi pergerakan ekonomi yang strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di samping geliat industri skala besar di Mojokerto.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Regional
Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Regional
Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X