Foto Bersama Bobby Nasution, Wagub Sumut Musa Rajeckshah Dilaporkan ke Bawaslu

Kompas.com - 22/10/2020, 07:28 WIB
Ketua Bawaslu Kota Medan, Payung Harahap menjelaskan pelaporan itu dilakukan pada Selasa (20/10/2020). Saat ini pelaporan itu masih dalam proses pengkajian dan rencananya hari ini akan dibahas, apakah sudah memenuhi syarat formil dan materil. KOMPAS.COM/DEWANTOROKetua Bawaslu Kota Medan, Payung Harahap menjelaskan pelaporan itu dilakukan pada Selasa (20/10/2020). Saat ini pelaporan itu masih dalam proses pengkajian dan rencananya hari ini akan dibahas, apakah sudah memenuhi syarat formil dan materil.

MEDAN, KOMPAS.com - Kuasa hukum pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi (AMAN), M. Hatta menyatakan pihaknya melaporkan secara resmi Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah ke Bawaslu Kota Medan.

Hal tersebut diungkapkannya kepada wartawan usai klarifikasi Akhyar Nasution terkait dugaan pelanggaran aturan kampanye pada Rabu (21/10/2020) sore.

"Terkait dengan kegiatan pejabat  pejabat negara dalam hal ini Wakil Gubernur Sumatera Utara," katanya.

Dijelaskannya, pihaknya sudah membuat laporan pengaduan dan meminta agar Bawaslu memperlakukan hal yang sama dengan prinsip keadilan.

Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, Bawaslu Tegur 3 Kontestan Pilkada Mojokerto

 

"Kita minta supaya netralitas dalam pilkada ini, mohon lah ditegakkan. Jadi tidak tebang pilih," ungkapnya.

Dikatakannya, laporan itu terkait akumulasi, yakni sebelum Paslon ditetapkan, narasi Wagubsu mendukung salah satu Paslon.

"Jadi setelah Paslon ditetapkan oleh KPU, ternyata kita yang telah mengingatkan jauh-jauh hari, masih ada, patut diduga masih melakukan hal yang sama. Maka dari itu kita minta agar segera klarifikasi kepada beliau. Sudah resmi dilaporkan," ungkapnya.

Baca juga: Duduk Perkara Paslon Ilyas-Endang Didiskualifikasi KPU Ogan Ilir, Berawal dari Laporan Paslon Lawan

Tanggapan Bawaslu

Ketua Bawaslu Kota Medan, Payung Harahap menjelaskan pelaporan itu dilakukan pada Selasa (20/10/2020).

Saat ini pelaporan itu masih dalam proses pengkajian dan rencananya hari ini akan dibahas, apakah sudah memenuhi syarat formil dan materil.

"Ada hanya foto yang saya lihat. Karena itu masih di Gakumdu, berkas administrasinya belum saya lihat secara jelas," katanya.

Payung menambahkan, pihaknya secara internal memiliki group WhatsApp berlima. Laporan itu dikirimkan ke grup tersebut untuk dikaji bersama sebelum rapat pleno digelar.

"Yang dilaporkan itu pak Musa Rajekshah yang notabene katanya di situ, Wakil Gubernur Sumatera Utara. Saya belum lihat dokumennya. (Itu terkait) foto bersama pak Bobi. Saya juga belum tau sebelum kampanye atau sesudah masa kampanye," katanya.  

Baca juga: Diduga Pasang Foto di Bungkusan Bantuan Warga, Paslon Petahana Pilkada PALI Dilaporkan ke Bawaslu



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Regional
Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Regional
Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X