Kompas.com - 09/10/2020, 18:18 WIB
Ziarah ke makam Soerjo, Gubenur Jawa Timur Khofifah Endar Parawansa tiba tiba dipanggil ratas oleh Presiden Jokowi diduga membahas situasi Jawa Timur. KOMPAS.COM/SUKOCOZiarah ke makam Soerjo, Gubenur Jawa Timur Khofifah Endar Parawansa tiba tiba dipanggil ratas oleh Presiden Jokowi diduga membahas situasi Jawa Timur.

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merasa miris saat mendapatkan laporan banyak anak kecil yang ikut aksi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Surabaya, Kamis (8/10/2020).

Apalagi anak kecil dan pelajar juga ikut terlibat dalam aksi perusakan fasilitas umum.

"Miris sekali, tidak sedikit anak kecil dan pelajar yang ikut serta dalam aksi perusakan. Saya yakin anak-anak tersebut tidak paham dan tidak tahu apa itu UU Cipta Kerja hingga detail per pasal yang dipersoalkan," kata Khofifah dalam rilisnya, Jumat (9/10/2020).

Baca juga: Khofifah Fasilitasi Perwakilan Buruh Berangkat ke Jakarta untuk Berdialog dengan Menko Polhukam

Menurutnya, dalam proses demokrasi, semua aspirasi secara terbuka diberi ruang untuk didiskusikan.

Namun, jangan sampai melakukan tindakan anarkistis, perusakan fasilitas umum, dan sosial.

"Kalau tujuannya untuk menyampaikan aspirasi, unek-unek, dan tuntutan, saya yakin aksi perusakan itu tidak akan terjadi," ujarnya.

Baca juga: Terima Aspirasi Demonstran, Khofifah Surati Presiden dan Fasilitasi Dialog dengan Mahfud MD

Khofifah berharap aksi yang terjadi Kamis kemarin tidak terulang, karena fasilitas umum yang dirusak dibangun dengan uang rakyat.

Dia lantas mempercayakan semua proses hukum kepada polisi, dan mendukung untuk mencari provokator tindakan anarkistis di depan Gedung Negara Grahadi.

Sebelumnya diberitakan, aksi demonstrasi menolak Omnibus Law di depan Gedung Grahadi berakhir anarkistis, Kamis.

Polisi membubarkan aksi demonstrasi secara paksa. Massa merusak dua pagar Gedung Negara Grahadi dan lampu penerangan umum.

Sebanyak 505 demonstran ditangkap di Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, massa yang berbuat anarkistis bukan dari kelompok buruh. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X