Tersangka Kasus Korupsi Pertamina Marine Cilacap Pernah Jadi Senior Supervisor

Kompas.com - 04/08/2020, 23:21 WIB
Konferensi pers penangkapan buron tersangka kasus korupsi di PT Pertaminan Marine RU IV Cilacap di Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (4/8/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINKonferensi pers penangkapan buron tersangka kasus korupsi di PT Pertaminan Marine RU IV Cilacap di Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (4/8/2020).

CILACAP, KOMPAS.com - Kasus korupsi yang dilakukan mantan pegawai Pertamina Marine Cilacap, Jawa Tengah diperkirakan menyebabkan kerugian negara hingga Rp 4,3 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap, Tri Ari Mulyanto mengungkapkan, tersangka PA (49) diduga menyalahgunakan wewenang saat menjadi senior supervisor.

"Sebagai senior supervisor administrasi di Marine Pertamina Cilacap pada tahun 2018, tepatnya antara bulan Mei-Juni diberi kekuasaan memegang cash credit untuk pengelolaan dana," kata Tri saat konferensi pers di Kejari Cilacap, Selasa (4/8/2020) malam.

Baca juga: Buronan Kasus Korupsi Pertamina Marine Cilacap Senilai Rp 4,3 M Ditangkap

Dana yang dikelola tersebut diperkirakan mencapai Rp 24 miliar dalam setahun atau sekitar Rp 2,2 miliar setiap bulannya.

"Pada bulan Juni tersangka tidak dapat mempertanggungjawabkan keuangan, sehingga dilakukan penghitungan kerugian negara (totalnya) Rp 4,3 miliar," jelas Tri.

Menurut Tri, hingga saat ini tersangka belum dapat mengembalikan kerugian negara tersebut.

Ketika ditanya kemungkinan tersangka lain, Tri menyatakan akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Baca juga: PBNU Minta Perburuan Buronan Kakap Tak Berhenti Sampai Djoko Tjandra

Diberitakan sebelumnya, tim Kejari Cilacap menangkap buronan kasus korupsi di Pertamina Marine Cilacap berinisial PA (49).

Tersangka ditangkap oleh tim gabungan di rumahnya di Kabupaten Sleman, DIY, Selasa (4/8/2020) sekitar pukul 15.00 WIB. Tersangka kemudian dibawa menggunakan mobil dan tiba di Kejari Cilacap sekitar pukul 20.30 WIB.

Setibanya di Cilacap tersangka yang mengenakan rompi tahanan berwarna merah itu langsung menjalani pemeriksaan kesehatan. Tersangka juga dinyatakan non-reaktif setelah menjalani rapid test.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X