Ayah Cabuli 2 Anak Kandung, Terungkap Setelah Mengadu ke Ibu

Kompas.com - 28/07/2020, 12:02 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - BS (41), warga Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diamankan polisi atas kasus dugaan pencabulan.

Mirisnya, korban yang dicabuli oleh pelaku merupakan dua putri kandungnya sendiri berinisial NP (18) dan CD (11).

Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry mengatakan, perbuatan bejat pelaku terhadap dua anak gadisnya tersebut sudah dilakukan sejak 2019.

Pelaku tega mencabuli anak kandungnya karena tidak kuat menahan nafsu setelah pisah ranjang dengan istrinya.

"Tersangka dan istrinya sejak tahun 2018 pisah ranjang, tidak tidur bersama. Tapi masih tinggal dalam satu rumah, anaknya yang menjadi korban," ujar Berry saat dihubungi, Selasa (28/7/2020).

Baca juga: Pisah Ranjang dengan Istri, Ayah di Purwokerto Cabuli 2 Anak Kandung

Diceritakan Berry, kasus tersebut terungkap setelah korban NP mengadu kepada ibunya.

"Awalnya NP menyampaikan keinginannya untuk kuliah di Jakarta kepada ibunya. Saat itu ibunya juga berniat bekerja di Jakarta, NP bilang takut dilecehkan lagi oleh ayahnya," kata Berry saat dihubungi, Selasa (28/7/2020).

Mengetahui pengakuan putrinya itu sang ibu kaget, dan lebih terkejut lagi karena pada saat bersamaan sang adik juga mengaku hal serupa.

CD mengaku pernah dicabuli ayahnya tersebut sama seperti kakaknya.

Tak terima dengan perbuatan suaminya itu, sang ibu akhirnya melaporkan perbuatan bejat pelaku kepada polisi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Prediksi Ledakan Pasien Covid-19 dari Karyawan Pabrik di Probolinggo

Menyoal Prediksi Ledakan Pasien Covid-19 dari Karyawan Pabrik di Probolinggo

Regional
Ganggu Evakuasi Jenazah Serka Sahlan, KKB Tembaki Pesawat di Bandara Intan Jaya

Ganggu Evakuasi Jenazah Serka Sahlan, KKB Tembaki Pesawat di Bandara Intan Jaya

Regional
Peserta CPNS Ternyata Positif Corona, Sempat Ikut SKB di UNY, 30 Orang Panitia Diswab

Peserta CPNS Ternyata Positif Corona, Sempat Ikut SKB di UNY, 30 Orang Panitia Diswab

Regional
Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Regional
Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Regional
Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Regional
Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Regional
36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

Regional
Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Regional
Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Regional
Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Regional
Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Regional
Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Regional
Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Regional
Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X