Divonis 4 Bulan, Penolak Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Tak Mau Lagi Jadi Ketua RT

Kompas.com - 27/07/2020, 20:54 WIB
Suasana sidang dengan agenda pembacaan vonis tiga terdakwa penolak pemakaman jenazah nakes di TPU Siwakul Ungaran KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANASuasana sidang dengan agenda pembacaan vonis tiga terdakwa penolak pemakaman jenazah nakes di TPU Siwakul Ungaran

UNGARAN, KOMPAS.com - Tiga terdakwa penolak pemakaman jenazah pasien Covid-19 hanya terdiam saat majelis hakim yang diketuai Muhammad Ikhsan Fathoni membacakan vonis di Pengadilan Negeri Ungaran, Senin (27/7/2020).

Mereka dinyatakan bersalah dan harus menjalani hukuman selama empat bulan penjara dan denda Rp 100 ribu subsider satu bulan penjara.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang meminta Tri Atmojo Hanggono Purbosari, Bambang Sugeng Santoso, dan Sutiadi dihukum kurungan selama tujuh bulan penjara.

"Dengan vonis ini, maka klien kami tinggal menjalani hukuman selama 15 hari lagi," kata kuasa hukum ketiga terdakwa, Kusumandityo usai persidangan. 

Baca juga: Penolak Pemakaman Perawat yang Meninggal karena Covid-19 Divonis 4 Bulan Penjara

Meski berterima dengan vonis tersebut, Kusumandityo mengatakan Tri Atmojo Hanggono Purbosari yang sebelum kejadian menjabat sebagai ketua RT di Dusun Siwakul Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang, masih pikir-pikir untuk mengemban amanat tersebut kembali.

"Kalau mengabdi kepada masyarakat, pasti nanti akan dilakukan setelah menjalani hukuman. Tapi kalau menjadi ketua RT lagi, sempat bilang pikir-pikir, tapi kemungkinan besar tidak mau," jelasnya.

Alasannya, karena jabatan menjadi ketua RT, Tri Atmojo Hanggono Purbosari atau Purbo harus berurusan dengan hukum.

"Pada saat kejadian itu kan Pak Purbo ditelpon untuk datang ke lokasi. Dia mewakili warga menyampaikan aspirasi, ketua RT-kan harus mewakili warga. Nah itu yang kita sesalkan, kejadian ini ada karena laporan warga yang kemudian disampaikan RT," jelasnya.

Baca juga: Satu Penolak Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Banyumas Ditahan

Sementara Sutiadi, lanjutnya, saat kejadian tersebut sedang tidur dan pintu rumahnya diketuk selanjutnya diajak ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Siwakul.

"Dia diminta untuk menengahi adanya kejadian di pemakaman," ungkapnya. Sementara Bambang Sugeng Santoso, saat itu baru saja pulang dari sawah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X