Protes Banyak Pungutan dari Sekolah, Orangtua Siswa di Semarang Mengadu ke Kemenag

Kompas.com - 21/07/2020, 18:52 WIB
Orangtua siswa salah satu sekolah di Semarang mengadu ke Kemenag Kabupaten Semarang karena keberatan banyaknya pungutan, Selasa (21/7/2020). KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA Orangtua siswa salah satu sekolah di Semarang mengadu ke Kemenag Kabupaten Semarang karena keberatan banyaknya pungutan, Selasa (21/7/2020).

UNGARAN, KOMPAS.com - Orangtua siswa salah satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Semarang, Jawa Tengah, mendatangi kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang.

Mereka memprotes banyaknya pungutan dari sekolah yang dibebankan kepada orangtua.

Menurut koordinator orangtua dan wali, Wahyu Aji Nugroho, adanya pungutan tersebut sangat memberatkan.

Baca juga: Larangan Pungutan Sekolah Tak Diindahkan, Bupati Banyumas: Akan Saya Copot dari Jabatannya

Apalagi saat ini di masa pandemi Covid-19 yang pembelajaran dilakukan dengan cara jarak jauh.

Dia mengatakan pungutan tersebut di antaranya uang buku yang mencapai Rp 869 ribu untuk siswa kelas VI.

"Besaran pungutan uang buku tersebut bervariasi untuk tiap kelasnya," jelasnya, Selasa (21/7/2020).

Selain itu ada juga uang infaq Rp 40.000 per bulan per anak yang harus dibayarkan sekaligus untuk waktu satu tahun.

"Kami juga keberatan dengan adanya tarikan iuran untuk lomba Adiwiyata yang jumlahnya terhitung besar. Apalagi sosialisasi terhadap keikutsertaan dalam lomba tersebut tidak utuh disampaikan," kata Wahyu.

Baca juga: Ombudsman: Semua Pungutan Sekolah Dilarang, Kepsek Jangan Coba Menyiasati Wali Murid

Lebih lanjut, untuk setiap kegiatan semua siswa juga diminta membayar iuran. Termasuk saat ada kegiatan manasik.

"Kami pernah meminta keringanan atas semua beban biaya tersebut, tapi tidak pernah direalisasikan oleh sekolah," terangnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X