Kasus Covid-19 Masih Bertambah, Pemkot Makassar Berencana Perpanjang PSBB

Kompas.com - 06/05/2020, 09:43 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali Pemkot MakassarJuru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali

MAKASSAR, KOMPAS.com- Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengisyaratkan perpanjangan masa pembatasan sosial berskala besar ( PSBB).

Sebagai informasi, PSBB yang kini berlaku di Makassar akan selesai pada Kamis (7/5/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Makassar Ismail Hajiali mengatakan, sejak PSBB diterapkan pada Jumat 24 April, angka kasus positif Covid-19 di Kota Makassar masih meningkat.

Baca juga: 7 Hotel di Makassar Jadi Lokasi Karantina ODP, Pasien Covid-19, dan Tenaga Medis

Pada Jumat 24 April 2020 atau hari pertama PSBB, jumlah kasus positif di Kota Makassar sebanyak 319 dengan rincian 242 pasien yang dirawat, 51 sembuh dan 26 meninggal. 

Sementara pada 5 Mei 2020 atau tepat 12 hari pelaksanaan PSBB, kasus positif di Makassar sudah mencapai 440 kasus dengan rincian 230 dirawat, 176 sembuh, dan 34 meninggal dunia.

"Indikator yang menjadi ukuran apakah PSBB dilanjutkan itu dari pembesaran persentase daripada jumlah orang yang positif. Kita masuk PSBB saja indikatornya di atas 100," kata Ismail saat telekonferensi, Selasa (5/5/2050) malam.

Selain indikator kasus positif yang masih meningkat, aktivitas masyarakat di Kota Makassar selama PSBB juga masih terjadi.

Baca juga: Polisi Berstatus PDP Covid-19 Meninggal di RS Bhayangkara Makassar

Termasuk kegiatan keagamaan seperti shalat tarawih di beberapa masjid yang masih terus digelar. Meski jumlah masjid yang menggelar shalat tarawih sudah sangat kecil.

"Kita memperhatikan bahwa selama ini tujuan utama PSBB pembatasan-pembatasan orang. Cuma memang kita lihat di sana-sini masih ada beberapa yag tidak disiplin. Tentu ini akan menjadi evaluasi di PSBB jilid 2," ucap Ismail.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Provinsi Jawa Tengah Kembali Terima 248.600 Dosis Vaksin, Ganjar Minta 12 Daerah Langsung Eksekusi

Provinsi Jawa Tengah Kembali Terima 248.600 Dosis Vaksin, Ganjar Minta 12 Daerah Langsung Eksekusi

Regional
Menyoal KKN Lapangan Unila, Rencana Libatkan Ribuan Mahasiswa hingga Ditunda Setelah Diprotes Warganet

Menyoal KKN Lapangan Unila, Rencana Libatkan Ribuan Mahasiswa hingga Ditunda Setelah Diprotes Warganet

Regional
UPT Logam Purbalingga Terbakar Hebat, 1 Orang Tewas dan 3 Gedung Rusak Berat

UPT Logam Purbalingga Terbakar Hebat, 1 Orang Tewas dan 3 Gedung Rusak Berat

Regional
Kronologi Pria Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Berawal dari Kencan yang Tak Dibayar

Kronologi Pria Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Berawal dari Kencan yang Tak Dibayar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

Regional
Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Regional
Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Regional
Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X