[POPULER NUSANTARA] Ibu Ajak Anak Berhubungan Intim | Peta Sebaran Corona di Banten dan Tangerang

Kompas.com - 19/03/2020, 06:26 WIB
Ilustrasi perempuan ditahan. SHUTTERSTOCKIlustrasi perempuan ditahan.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Seorang ibu berusia 40 tahun warga Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan mengajak anaknya yang berusia 19 tahun berhubungan intim di rumahnya.

Perbuatan tersebut terbongkar saat polisi menggerebek meraka terkait kasus narkoba pada Selas (17/3/2020).

Saat diamankan, sang anak masih terpengaruh narkoba yang dikonsumsi.

Sementara itu di Banten, pemerintah provinsi meluncurkan situs web yang memuat peta sebaran virus corona atau Covid-19 di 8 kabupaten dan kota di Banten.

Data yang ditampilkan termasuk sebaran virus corona di semua wilayah Tangerang dan data jumlah pasien corona yang sedang ditangani.

Dua berita tersebut menjadi perhatian pembaca Kompas.com. Berikut 5 berita populer nusantara selengkapnya:

1. Ibu ajak anak berhubungan intim

Ibu dan anak yang melakukan hubungan terlarang diamankan polisiSRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI Ibu dan anak yang melakukan hubungan terlarang diamankan polisi
IA (40) seorang ibu asal Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan mengajak anaknya EP (19) untuk berhubungan intim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kejadian itu terungkap saat mereka digerebek terkait kasus narkoba pada Selasa (17/3/2020) sekitar pukul 03.35 WIB.

Dari penggerebekan di rumah pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa tiga paket sabu seberat 8,22 gram dan satu butir ekstasi.

Kepada polisi, IA nekat menjual narkoba bersama anaknya EP, untuk biaya anaknya yang bersekolah di Palembang.

IA mengaku sudah tiga kali mengajak anaknya melakukan hubungan terlarang tersebut. Saat diamankan, sang anak dalam keadaan setengan sadar akibat konsumsi narkoba.

Baca juga: Fakta Ibu Ajak Anaknya Berhubungan Intim, Berawal dari Laporan Warga hingga Digerebek Polisi

2. Siswa SMA disekap dan dicabuli

Ilustrasi pencabulanSHUTTERSTOCK Ilustrasi pencabulan
Mustofa alias Musdalifa (47) diamankan polisi karena telah menyekap dan mencabuli siswa SMA berinisial STN.

Penyekapan dan pencabulan dilakukan 23-26 Februari 2020.

Mustofa mengaku bertemu korban di dalam masjid saat baru pulang dari pesarehan atau makam.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X