Kekurangan Guru SMK, Pemprov Maluku Inisiasi Program Sarjana Mengajar

Kompas.com - 10/03/2020, 18:21 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji

AMBON, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku akan menerapkan program Sarjana Mengajar untuk memenuhi kebutuhan guru di sekolah menengah kejuruan (SMK) di Maluku.

Selama ini, terdapat beberapa guru yang dinilai tak produktif di beberapa SMK di Maluku

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Insun Sangadji mengatakan, guru tak produktif adalah guru yang tak sesuai dengan bidang yang ada di SMK.

Baca juga: Singgung Status DPO, KPK Minta Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Nurhadi

"Karena kita tahu selama ini ada guru di SMK yang tidak produktif, artinya guru itu bidangnya bukan untuk SMK," kata Insun di Ambon, Selasa (10/3/2020).

Insun mengaku banyak guru yang mengajar di SMK tak memiliki kualifikasi dan disiplin ilmu yang sesuai kebutuhan sekolah itu.

Tapi, karena keterbatasan jumlah guru, para guru yang tak memiliki kualifikasi itu tetap diizinkan mengajar.

“Jadi ini karena kebutuhan tenaga guru ya terpaksa dia mengajar,” jelasnya.

Insun akan membenahi sistem belajar mengajar di SMK agar program Sarjana Mengajar bisa berjalan.

Sarjana yang dikirimkan ke sekolah harus sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan.

“Misalnya kita butuh apa di SMK Tiakur, SMK (bidang) apa di sana, guru itu yang kita drop kesana,” ujarnya.

Baca juga: Menyamar Jadi Perempuan saat Beraksi, Pencuri Brankas Bappeda Buru Gunakan Uang buat Foya-foya

Program Sarjana Mengajar akan mulai berjalan tahun ini. Para sarjana akan diseleksi sesuai disiplin ilmu yang dibutuhkan SMK di Maluku.

“Tahun ini sudah mulai berjalan nanti sarjana-sarjana yang memiliki kualifikasi akan kita kirim untuk mengajar,” jelas Insun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X