Ketua Komisi X DPR: Tiga Dosa di Sekolah Masih Sering Terjadi

Kompas.com - 10/03/2020, 17:20 WIB
Ketua DPW PKB dan juga Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAKetua DPW PKB dan juga Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda

BANDUNG, KOMPAS.com - Dunia pendidikan kembali tercoreng setelah beredar luas video seorang siswi perempuan mendapatkan perlakuan tidak senonoh oleh sekelompok siswa di sekolahnya.

Seperti diketahui, perlakuan tidak senonoh tersebut terjadi di salah satu SMK di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan, dibutuhkan komitmen dari pemangku kepentingan pendidikan untuk bersatu melawan praktik perundungan di lingkungan sekolah.

"Kami sangat prihatin karena untuk kesekian kalinya kita melihat praktik perundungan di lingkungan pendidikan di tanah air. Masih segar dalam ingatan kita seorang siswi yang ditendang oleh kawan-kawan mereka dalam kelas. Kali ini sekelompok siswa melakukan tindakan tak senonoh kepada seorang siswi temen mereka,” kata Huda kepada Kompas.com, Selasa (10/3/2020).

Baca juga: 5 Pelaku Dugaan Pelecehan Siswi SMK di Sulut Berpotensi Jadi Tersangka

Lebih lanjut Huda menjelaskan, pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Dalam pertemuan tersebut, Huda mengatakan salah satu isu yang dibahas adalah tentang perundungan.

Huda mengatakan, Mendikbud menyebut bahwa praktik perundungan, kekerasan seksual, dan radikalisme di lingkungan sekolah merupakan tiga dosa yang tidak bisa ditoleransi.

Peristiwa yang terjadi di Bolaang Mongondow, menurut Huda, seharusnya menjadi peringatan dini (early warning) agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) serius mencegah dan menghapus potensi terjadinya dosa-dosa tersebut.

“Kami mengapresiasi komitmen dari Mendikbud yang menegaskan perundungan, kekerasan seksual, dan radikalisme sebagai tiga dosa di sekolah yang tidak bisa ditoleransi. Namun komitmen ini harus ditindaklanjuti karena faktanya fenomena tiga dosa masih terjadi di lapangan,” bebernya.

Politikus PKB ini meminta agar Kemendikbud membuat protokol agar fenomena perundungan, kekerasan seksual, dan paham radikalisme tidak berkembang di lingkungan sekolah.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Regional
Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X