Tak Ingin Tanggung Jawab Setelah Hamili Korban, Alasan Pria Ini Bunuh Remaja yang Ditemukan Tewas Penuh Luka

Kompas.com - 27/02/2020, 17:30 WIB
Polres Baubau, Sulawesi Tenggara, mengungkapkan pembunuhan terhadap 2 remaja putri yang dilakukan pelaku inisial LA alias AKA (24) karena asmara. Kapolres AKBP Zainal Rio Candra Tangkari bertemu dengan pelaku LA di ruang Media Center Humas Polres Baubau, Kamis (27/2/2020). DEFRIATNO NEKEPolres Baubau, Sulawesi Tenggara, mengungkapkan pembunuhan terhadap 2 remaja putri yang dilakukan pelaku inisial LA alias AKA (24) karena asmara. Kapolres AKBP Zainal Rio Candra Tangkari bertemu dengan pelaku LA di ruang Media Center Humas Polres Baubau, Kamis (27/2/2020).

BAUBAU, KOMPAS.com – Polres Baubau, Sulawesi Tenggara, mengungkapkan motif pembunuhan terhadap dua remaja putri yang dilakukan LA alias AKA (24). 

LA nekat menghabisi nyawa Devi (16) karena tidak mau bertanggung jawab setelah menghamili korbannya.

“Jadi korban WD (Devi) mengaku hamil kemudian muncul cekcok antara keduanya, sehingga muncul niat LA untuk menghabisinya,” kata Kapolres Baubau, AKBP Zainal Rio Candra Tangkari, saat menggelar konferensi pers di Ruang Humas Media Center Polres Baubau, Kamis (27/2/2020). 

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah Ditangkap

Rio menjelaskan, sebelum membunuh, LA mengajak Devi bertemu di Pantai Lakeba, Kecamatan Betoambari, Baubau.

Devi kemudian menjemput Wa Inni (15) untuk menemaninya bertemu LA.

Setelah bertemu dengan dua korbannya di Pantai Lakeba, LA sempat pulang untuk mengambil pisau dapur.

Saat kembali ke lokasi pertemuannya dengan korban, LA menusuk keduanya.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Sales Sembako di Lampung Belum Juga Temukan Titik Terang

Menurut Rio, Wa Inni turut dibunuh pelaku karena untuk menghilangkan saksi mata dan juga barang bukti pada peristiwa pembunuhan Devi. 

Saat ini LA diamankan di ruang tahanan Mapolres Baubau. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Regional
Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Regional
Wali Kota Bengkulu Kirim Parsel dan Surat Cinta untuk Hibur Keluarga Pasien Positif Covid-19

Wali Kota Bengkulu Kirim Parsel dan Surat Cinta untuk Hibur Keluarga Pasien Positif Covid-19

Regional
Bupati Morowali Meninggal Positif Corona, 2 Minggu di Jakarta dan Hasil Rapid Tes Negatif

Bupati Morowali Meninggal Positif Corona, 2 Minggu di Jakarta dan Hasil Rapid Tes Negatif

Regional
Cara Lapas di Ngawi Perangi Corona: Napi Berjemur, Penjara Disemprot Kapur Barus Campur Minyak Tanah

Cara Lapas di Ngawi Perangi Corona: Napi Berjemur, Penjara Disemprot Kapur Barus Campur Minyak Tanah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X