Sebelum Bunuh Diri, BN Kirim Ponsel Berisi Video Pesan untuk Orangtuanya Lewat Paket

Kompas.com - 27/02/2020, 16:55 WIB
Evakuasi mayat laki-laki tanpa identitas di Pantai Teluk Penyu Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2020). KOMPAS.COM/SATPOLAIR POLRES CILACAPEvakuasi mayat laki-laki tanpa identitas di Pantai Teluk Penyu Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2020).

KOMPAS.com - Terungkap, jenazah laki-laki yang ditemukan terikat di perairan Cilacap, berinisial BN (39) warga Surakarta, Jawa Tengah.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, BN meninggal diduga karena bunuh diri.

Kasat Reskrim Polres Cilacap AKP Onkoseno G Sukahar mengatakan, dugaan itu diperkuat dengan adanya rekaman video berisi pesan dari BN.

Tiga hari sebelum ditemukan tewas, orangtua BN menerima kiriman paket berisi telepon seluler yang di dalamnya terdapat rekaman video tersebut.

"Sebelum bunuh diri, BN membuat video dengan HP yang berisi pesan kepada keluarga. HP tersebut kemudian dikirim melalui paket. Di dalamnya juga berisi dompet dan parfum," ujar Onko di Cilacap, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: Identitas Jenazah yang Terikat Tali Rafia di Cilacap Terungkap, Diduga karena Bunuh Diri

Onko mengatakan, BN diduga melakukan aksi bunuh diri tidak jauh dari lokasi penemuan mayatnya.

Hingga saat ini tidak ada saksi yang melihat peristiwa tersebut.

"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Tali rafia digunakan untuk mengikat tas ransel dan tubuhnya, tas ransel tersebut berisi batu. Pada tangan korban juga ditemukan fotokopi KTP yang dilakban," kata Onko.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan Teluk Penyu Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Terikat Tali Rafia di Pantai Cilacap

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X