Langgar Perda, Pedagang Tuak di Palembang Divonis Penjara 2 Minggu

Kompas.com - 21/02/2020, 21:55 WIB
Erwin Sianturi (32) pedagang tuak yang divonis penjara dua pekan dan denda Rp 3 juta lantaran telah melanggar Peraturan Derah (Perda) kota Palembang nomor 11 tahun 2006 tentang pelarangan peredaran miras di wilayah Kota Palembang, Jumat (21/2/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAErwin Sianturi (32) pedagang tuak yang divonis penjara dua pekan dan denda Rp 3 juta lantaran telah melanggar Peraturan Derah (Perda) kota Palembang nomor 11 tahun 2006 tentang pelarangan peredaran miras di wilayah Kota Palembang, Jumat (21/2/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Erwin Sianturi (32), pedagang minuman tuak di Palembang, Sumatera Selatan, dijatuhi hukuman penjara selama dua pekan dan membayar denda Rp 3 juta.

Pasalnya, dia telah melanggar Peraturan Derah (Perda) Kota Palembang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pelarangan Peredaran Miras di wilayah Kota Palembang.

Baca juga: Pengakuan Polisi Gadungan di Palembang yang Tipu Pacarnya Seorang TKI

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Mangapul Manalu, vonis kurungan penjara dan denda tersebut dijatuhkan untuk membuat jera para pedagang tuak lainnya di Palembang.

"31 jeriken tuak sebagai barang bukti disita untuk dimusnahkan," kata Mangapul saat membacakan vonis, Jumat (21/2/2020).

Penuntut Umum Bripka Faisal menerangkan, terdakwa ditangkap Januari 2020 lalu saat mengedarkan 31 jerigan tuak ke warung-warung kecil di kawasan Jalan Sukabangun, Palembang.

"Terdakwa membawa tuak itu dengan mobil untuk diedarkan ke warung-warung. Selain di Palembang, terdakwa juga menjual ke Kabupaten Banyuasin," ujar Faisal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bongkar Modus Penjualan Miras di Bengkel Tambal Ban, 500 Liter Tuak Disita di Tasikmalaya

Sementara, terdakwa Erwin Sianturi mengaku telah menjadi pedagang tuak dan memiliki banyak pelanggan tetap.

"Saya memang tidak ada izin untuk menjual tuak itu. Kalau untung paling Rp 30.000 untuk satu jerigen tuak," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X