Bongkar Modus Penjualan Miras di Bengkel Tambal Ban, 500 Liter Tuak Disita di Tasikmalaya

Kompas.com - 16/02/2020, 18:33 WIB
Tim gabungan unit Polsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap peredaran miras bermodus baru usaha tambal ban di Kota Tasikmalaya, Sabtu (15/2/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHATim gabungan unit Polsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap peredaran miras bermodus baru usaha tambal ban di Kota Tasikmalaya, Sabtu (15/2/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Tim gabungan unit Polsek Indihiang dan Polres Tasikmalaya Kota, Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungkap peredaran minuman keras dengan modus baru, dijual di usaha tambal ban.

Sebanyak tiga kios tambal ban di wilayah Kecamatan Indihiang disegel polisi.

Polisi jumenyita 500 liter minuman keras jenis tuak dan puluhan botol minuman keras berbagai merek.

Oprerasi ini dilakukan karena delapan pemuda yang tewas di Tasikmalaya akibat minuman keras beberapa waktu lalu.

"Kami berhasil mengamankan ratusan minuman keras dengan modus baru menutupi kegiatannya sebagai usaha bengkel tambal ban. Dari tiga lokasi kios tambal ban berhasil diamankan 500 liter tuak dan puluhan botol miras berbagai jenis," jelas Kepala Polsek Indihiang Kompol Moch Bashori seusai memimpin penangkapan para pelaku, Sabtu (15/2/2020).

Baca juga: Dinonaktifkan karena Diduga Hina Jokowi, Dosen Unnes Habiskan Waktu dengan Menulis Buku

Polisi menangkap dua tersangka yang merupakan pemilik kios tambal ban itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kegiatan ini dilakukan karena polisi tak ingin kejadian yang menewaskan delapan pemuda itu kembali terulang.

Para penjual, kata dia, selalu punya modus baru dalam menjual minuman keras. Tak jarang, modus penjualan berubah secara berkala.

Polisi, kata Bashori, pernah menemukan minuman keras dijual di jok sepeda motor. Pelakunya berkeliling menuju keramaian untuk menjajakan dagangan.

"Menjualnya di kios jamu, dan sekarang modusnya menjual di kios tambal ban pinggir jalan," kata Bashori.

Razia bakal terus digelar untuk menekan peredaran miras yang masih dilakukan oknum tak bertanggung jawab secara sembunyi-sembunyi.

Baca juga: Tak Kuasa Menahan Rindu, Sudarso Terjatuh Peluk Anaknya yang Kembali dari Natuna

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tak mengonsumsi miras dan menginformasikan kepada kepolisian jika menemukan orang yang menjual miras selama ini. Miras bisa menyebabkan tindak pidana kejahatan dan menganggu ketertiban di lingkungan masyarakat," jelas Bashori.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.