Wakil Bupati OKU Ditahan Setelah Diperiksa 12 Jam Terkait Dugaan "Mark Up" Lahan Kuburan

Kompas.com - 15/01/2020, 05:57 WIB
Wakil Bupati Kabupaten OKU Johan Anwar ditahan penyidik Polda Sumsel setelah dilakukan pemeriksaan selama 12 jam, Selasa (14/1/2020). Johan ditahan lantaran diduga kuat melakukan mark up terkait pengadaan lahan kuburan. KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAWakil Bupati Kabupaten OKU Johan Anwar ditahan penyidik Polda Sumsel setelah dilakukan pemeriksaan selama 12 jam, Selasa (14/1/2020). Johan ditahan lantaran diduga kuat melakukan mark up terkait pengadaan lahan kuburan.

PALEMBANG,KOMPAS.com - Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Johan Anwar ditahan penyidik Polda Sumatera Selatan terkait kasus dugaan mark up lahan kuburan, Selasa (14/1/2020) malam.

Pantauan Kompas.com, pemeriksaan Johan Anwar berlangsung sejak pukul 09.45 WIB.

Sekitar pukul 22.00 WIB, ia pun langsung digiring ke ruang tahanan Polda Sumsel oleh penyidik.

Titis Rachmawati, kuasa hukum Johan Anwar, mengaku menyesalkan penahanan yang dilakukan oleh penyidik.

Baca juga: Sempat Menang Praperadilan, Wakil Bupati OKU Kembali Ditetapkan Tersangka Mark Up Lahan Kuburan

Menurut Titis, Johan ditahan dalam kondisi tak sehat.

Sebab tensi darah kliennya tersebut naik saat menjalani proses pemeriksaan.

"Penahanan ini sangat miris, kami tidak tahu apakah ada penekanan politis, terkait penahanan klien kami," kata Titis di Polda Sumsel, Selasa. 

"Sebab kondisinya sekarang sedang sakit. Tensi darah klien 180 per 100. Pascaputusan prapradilan kemarin klien kami tidak tidur." 

Baca juga: Bupati OKU Usulkan Ongkos BRT Baturaja Dibayar Menggunakan Sampah

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

Regional
Persiapan RSUD Bung Karno Solo Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dikebut

Persiapan RSUD Bung Karno Solo Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dikebut

Regional
Rumah Dinas Bupati Batang Akan Dijadikan RS Darurat Covid-19

Rumah Dinas Bupati Batang Akan Dijadikan RS Darurat Covid-19

Regional
5 Pasien Positif Corona Tasikmalaya Terpapar Klaster Lembang dan Jakarta

5 Pasien Positif Corona Tasikmalaya Terpapar Klaster Lembang dan Jakarta

Regional
Semua Kendaraan yang Masuk ke Trenggalek Disemprot Disinfektan

Semua Kendaraan yang Masuk ke Trenggalek Disemprot Disinfektan

Regional
Wabup Limapuluh Kota di Sumbar Imbau Desa Lakukan Lockdown Mandiri

Wabup Limapuluh Kota di Sumbar Imbau Desa Lakukan Lockdown Mandiri

Regional
Jalur Nasional dan Provinsi di Tegal Tetap Dibuka Saat Local Lockdown, tetapi..

Jalur Nasional dan Provinsi di Tegal Tetap Dibuka Saat Local Lockdown, tetapi..

Regional
Semua Orang yang Mandikan dan Makamkan PDP di Aceh Utara Dikontrol Tiap Hari

Semua Orang yang Mandikan dan Makamkan PDP di Aceh Utara Dikontrol Tiap Hari

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Putuskan Terapkan 'Local Lockdown' Mulai 31 Maret

Wali Kota Tasikmalaya Putuskan Terapkan "Local Lockdown" Mulai 31 Maret

Regional
'Wajahnya Tertutup Masker, Tapi Perannya Terlihat Nyata'

"Wajahnya Tertutup Masker, Tapi Perannya Terlihat Nyata"

Regional
Diisolasi karena Positif Covid-19, Pejabat di Karawang Tetap Motivasi Pegawainya

Diisolasi karena Positif Covid-19, Pejabat di Karawang Tetap Motivasi Pegawainya

Regional
Update Corona di Tasikmalaya 28 Maret: 5 Positif, 11 PDP dan 271 ODP

Update Corona di Tasikmalaya 28 Maret: 5 Positif, 11 PDP dan 271 ODP

Regional
121 Tenaga Medis RSUD Banten Minta Dikarantina

121 Tenaga Medis RSUD Banten Minta Dikarantina

Regional
ASN dan Anggota DPRD Kota Tegal Sumbang Gajinya untuk Biaya Isolasi Wilayah

ASN dan Anggota DPRD Kota Tegal Sumbang Gajinya untuk Biaya Isolasi Wilayah

Regional
Kasus DBD di Ende Meningkat Jadi 116 Kasus, 2 Meninggal Dunia

Kasus DBD di Ende Meningkat Jadi 116 Kasus, 2 Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X