40 Hari Tewasnya Hakim PN Medan, Istri Ditetapkan sebagai Otak Pembunuhan hingga Libatkan Selingkuhan

Kompas.com - 09/01/2020, 06:36 WIB
Kapolda Sumut, Irjen Pol MArtuani Sormin (kiri dan memegang mik) memaparkan kasus pembunuhan hakim PN Medan, Jamaludin (55). Tampak dua orang tersangka, Zuraida dan tersangka lainnya. KOMPAS.COM/DEWANTOROKapolda Sumut, Irjen Pol MArtuani Sormin (kiri dan memegang mik) memaparkan kasus pembunuhan hakim PN Medan, Jamaludin (55). Tampak dua orang tersangka, Zuraida dan tersangka lainnya.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Zuraidah Hanum (41) terlihat duduk lemas bersandar di jok kiri paling depan saat mobil yang ia tumpangi berhenti di depan kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan pada Jumat (29/11/2019).

Saat jendela dibuka, suara tangisan Zuraidah terdengar jelas dari mobil. Beberapa orang tampak menenangkan perempuan yang menggunakan jilbab warna putih.

Kedatangan Zuraida di rumah sakit tidak lama. Setelah ditenangkan, mobil yang membawa Zuraidah berputar meninggalkan rumah sakit.

Hari itu, suami Zuraidah yakni Jamaludin (55) yang juga menjabat sebagai Humas PN Medan ditemukan tewas di dalam mobil.

Baca juga: Istri Ikut Bantu Bunuh Hakim PN Medan di Samping Anaknya di Kasur

Jenasah suaminya kemudian dievakusi ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Jenazah Halim Jamaludin ditemukan terlentang di bangku nomor dua mobil Toyota Prado warna hitam yang terparkir di areal kebun sawit milik masyarakat di Dusun Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang pada Jumat pagi.

Selama ini Jamaludin dan Zuraidah tinggal di Gedung Johor, Kelurahan Medan Johor.

Pasca-penemuan mayat Hakim Jamaludin, Zuraidah sang istri sempat mengaku jika rumahnya diteror orang tak dikenal.

Baca juga: Masalah Rumah Tangga Jadi Penyebab Istri Hakim PN Medan Bunuh Suaminya

Ia menyebut pelaku pengrusakan pintu pagar rumah tidak terekam karean kamera pengawas (CCTV) di rumah tersebut sedang rusak.

"Waktu itu pagar pintu rumah kami sempat dirusak orang tidak dikenal diduga ditabrak menggunakan mobil," kata Zuraida di Suka Makmue, Nagan Raya.

"Entah karena sengaja atau tidak, yang jelas pintu rumah kami terlihat sudah rusak. Namun, tidak tahu siapa yang melakukannya, karena saat saya keluar dari rumah tidak ada orang di luar," ungkapnya.

Baca juga: Hakim PN Medan Dibunuh Secara Rapi, Pelaku Pakai Alat Komunikasi yang Tak Biasa

Empat puluh hari setelah penemuan mayat Hakim Jamaludin tepatnya pada Rabu (8/1/2020), polisi menetapkan tiga tersangka pembunuhan.

Dari tiga tersangka yang diamankan polisi, salah satunya adalah Zuraidah, istri Jamaludin yang berperan sebagai otak pembunuhan suaminya sendiri.

 

Masalah rumah tangga

Suasana di depan rumah Jamaluddin, hakim PN Medan yang ditemukan tewas di kebun sawit di Kutalimbaru, Deli Serdang, 29/12/2019. Pada pagi hari tadi, puluhan polisi datang ke rumah ini dan membawa dua pria yang kedua tangannya diikat dengan lakban.KOMPAS.COM/DEWANTORO Suasana di depan rumah Jamaluddin, hakim PN Medan yang ditemukan tewas di kebun sawit di Kutalimbaru, Deli Serdang, 29/12/2019. Pada pagi hari tadi, puluhan polisi datang ke rumah ini dan membawa dua pria yang kedua tangannya diikat dengan lakban.
Jamaludin dan Zuraidah menikah pada tahun 2011 lalu dan memiliki satu orang anak. Dengan berjalannya waktu, Zuraidah cemburu karena sang suami pernah mendua.

Pada akhir tahun 2018, Zuraidah pun menjalin hubungan asmara dengan Jefri Pratama (42) tanpa sepengetahuan suaminya.

Saat bertemu di Coffe Town di Ringroad Medan pada 25 November 2019, mereka berdua kemudian berencana membunuh Hakim Jamaludin.

Di pertemuan itu mereka mengajak seseorang yang bernama Reza Pahlevi (29).

Baca juga: Terungkap, Hakim PN Medan Tewas Setelah Dibekap Pelaku dengan Seprai agar Tidak Teriak

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Regional
Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Regional
UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

Regional
Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X