Masalah Rumah Tangga Jadi Penyebab Istri Hakim PN Medan Bunuh Suaminya

Kompas.com - 08/01/2020, 19:12 WIB
Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin (memegang mikrofon) memamarkan kasus pembunuhan hakim PN Medan di Mapolda Sumut Rabu pagi tadi(8/1/2020). Di belakangnya, istri korban, Zuraida Hanum yang ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan dua orang lainnya, Jefri Pratama dan Reza Pahlevi. KOMPAS.COM/DEWANTOROKapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin (memegang mikrofon) memamarkan kasus pembunuhan hakim PN Medan di Mapolda Sumut Rabu pagi tadi(8/1/2020). Di belakangnya, istri korban, Zuraida Hanum yang ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan dua orang lainnya, Jefri Pratama dan Reza Pahlevi.

MEDAN, KOMPAS.com -  Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, Zuraida Hanum (41), istri Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin memberikan sejumlah uang kepada JP(42) dan RF (29) untuk membunuh suaminya.

Kendati demikian, dia belum mengetahui besaran uang yang diterima kedua pelaku dari Zuraida.

"Ini yang perlu kita dalami. Kami belum bisa mengatakan berapa upah yang diterima pelaku. Tapi menurut penyidik motif pembunuhan karena masalah rumah tangga," katanya, Rabu (8/1/2020).

Baca juga: Istri Ikut Bantu Bunuh Hakim PN Medan di Samping Anaknya di Kasur

Dia menambahkan, pembunuhan terhadap Jamaluddin dilakukan dengan rapi tanpa alat bukti kekerasan.

"Korban tidak saling kenal dengan pelaku. Sebelum pulang kerja, pelaku sudah ada di dalam rumahnya," ujarnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan rekontruksi pembunuhan yang menewaskan Jamaluddin.

"Kita akan olah TKP, rekonstruksi. Nanti akan diketahui dan dicocokkan kronologi pembunuhan di rumah sampai bagaimana pelaku meninggalkan korban di kebun sawit," ungkapnya.

Baca juga: Hakim PN Medan Dibunuh Secara Rapi, Pelaku Pakai Alat Komunikasi yang Tak Biasa

Sebagaimana diketahui, polisi menetapkan istri korban, Zuraida Hanum (41), Jefri Pratama (42) dan Reza Fahlevi (29) sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Jamaluddin, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan yang ditemukan tewas di kebun sawit di Kutalimbaru, Deli Serdang pada Jumat ()29/11/2019).

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi sudah memeriksa sebanyak 50 orang saksi.

Penetapan tersangka terhadap ketiga orang itu dilakukan tepat pada 40 hari setelah kejadian, yakni hari ini, Rabu (8/1/2020).

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X