Detik-detik OTT Kadis Pariwisata Lombok Barat, Staf Kaget hingga Sembunyikan Uang di Ransel

Kompas.com - 13/11/2019, 06:20 WIB
Petugas Kejaksaan Negeri Mataram menunjukkan uang sebesar Rp 95 juta yang diduga kuat merupakan hasil pemerasan oleh Kadispar Lombok Barat, Ispan Junaidi, Selasa (12/11/2019). Ispan telah ditetapkan sebagi tersangka lantaran meminta jatah 5 persen dari dana proyek sebesar Rp 1,5 miliar rupiah. KOMPAS.com/FITRI RPetugas Kejaksaan Negeri Mataram menunjukkan uang sebesar Rp 95 juta yang diduga kuat merupakan hasil pemerasan oleh Kadispar Lombok Barat, Ispan Junaidi, Selasa (12/11/2019). Ispan telah ditetapkan sebagi tersangka lantaran meminta jatah 5 persen dari dana proyek sebesar Rp 1,5 miliar rupiah.

MATARAM, KOMPAS.com - Saat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Kejari Mataram, Kepala Dinas Pariwisata Kabupeten Lombok Barat (Kadis Pariwisata Lombok Barat) Ispan Junaidi sempat diborgol tim Kejaksaan Negeri Mataram.

"Dak usahlah (diborgol)," Ispan mencoba menarik simpati petugas dalam tayangan penangkapan, dokumen milik Kejaksaan Negeri Mataram, atau tim penyidik, Selasa malam (12/11/2019).

Saat itu tim penyidik langsung menuju ruangan Kadispar Lombok Barat itu, sejumlah staf sempat menanyakan asal petugas.

Tak ada waktu mereka melayani staf Kadispar ketika itu. Ruangan Kadispar langsung digeledah tim Kejari Mataram dan mencari posisi Ispan.

Hingga akhirnya Ispan digelandang ke ruangan yang biasa digunakannya menerima tamu dan kolega.

Di ruangan itu terdapat satu set kursi kayu berhiaskan cukli dan sejumlah piagam di rak bagian depan ruangan.

Baca juga: Kadis Pariwisata Lombok Barat Terjaring OTT

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ransel hitam

 

Petugas kemudian membongkar sebuah tas kulit berwarna coklat, yang digeletakkan di pojok ruangan Kadispar, namun tas tersebut kosong.

Kasi Intel Kejari Mataram yang meminpin OTT kemudian bergerak ke etalase dan menemukan sebuah ransel hitam.

Saat digeledah, terdapat sebuah amplop coklat yang bagian ujungnya sedikit sobek, ditemukan uang pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 di dalamnya.

Petugas mengamankan barang bukti utama itu dan bergegas menuju ke ruangan lainnya.

Kemudian, menggelandang serta memborgol Ispan Junaidi yang saat itu mengenakan pakaian kemeja berwarna abu kalem.

Petugas kemudian membawanya ke Kantor Kejaksaan Negeri Mataram, untuk menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Kadis Pariwisata Lombok Barat Jadi Tersangka Pemerasan

Ditangkap di ruang kerja

Penangkapan yang berlangsung di ruang kerja Ispan Junaidi, Selasa siang (12/11/2019) sekitar pukul 13.34 Wita. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.