Kadis Pariwisata Lombok Barat Terjaring OTT

Kompas.com - 12/11/2019, 14:57 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Matataram Yusuf saat memberikan keterangan kepada Media soal OTT kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Selasa (12/11/2019) KOMPAS.com/IDHAM KHALIDKepala Kejaksaan Negeri Matataram Yusuf saat memberikan keterangan kepada Media soal OTT kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Selasa (12/11/2019)

MATARAM, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Ispan Junaidi (IJ) terjaring operasi tangkap tangan ( OTT) oleh Kejaksaan Negeri Mataram, Selasa (12/11/2019).

Kepala Kejaksaan Negeri Matataram Yusuf menyebutkan, IJ tertangkap karena meminta jatah dari kontraktor senilai 5 persen dari Rp 1,5 miliar anggaran proyek.

Baca juga: Gempa di Lombok, Suara Gemuruh Bikin Warga Panik


"Yang jelas dari pihak kontraktor sudah menyanggupi 5 persen dari Rp 1,5 miliar nilai proyek," ungkap Yusuf, saat ditemui di Kajari Matataram.

Sebelumnya, pihak Kajari Matataram menerima informasi dari masyarakat, bahwa IJ meminta jatah 10 persen dari nilai proyek.

"Kronologisnya, sebelumnya kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa yang bersangkutan meminta 10 persen dari harga proyek," ungkap Yusuf.

Baca juga: Demo Berujung Ricuh di Mataram, 26 Orang Ditangkap

Yusuf menyebutkan, saat ini IJ masih dalam status sebagai saksi dan masih dalam pemeriksaan.

"Untuk saat ini yang bersangkutan (IJ) masih dalam status saksi, kalau ada perkembangan nanti saya akan informasi," ungkap Yusuf.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X