Gempa di Lombok, Suara Gemuruh Bikin Warga Panik

Kompas.com - 09/10/2019, 10:18 WIB
Warga Desa Darek, Lombok Tengah, berhamburan keluar rumah saat gempa disertai suara gemuruh, Rabu (9/10/2019). KOMPAS.com/IDHAM KHALIDWarga Desa Darek, Lombok Tengah, berhamburan keluar rumah saat gempa disertai suara gemuruh, Rabu (9/10/2019).

LOMBOK, KOMPAS.com - Gempa magnitudo 3,9 terjadi di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat ( NTB), Rabu (9/10/2019).

Gempa yang disertai suara gemuruh itu membuat warga warga panik berhamburan ke luar bangunan dan rumah-rumah.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) NTB menyebut, gempa magnitudo 3,9 ini berlokasi pada 8.38 LS, 116.06 BT atau 11 kilometer barat daya, Lombok Utara.

Baca juga: Pemprov Maluku Akui Penyaluran Bantuan untuk Korban Gempa Terkendala

Adapun, kedalaman gempa sejauh 17 kilometer.

Gempa dirasakan di Mataram, Lombok Utara, Lombok Barat dan Lombok Tengah.

Dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik atau back arc thrust.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram Ardhianto Septiadhi mengimbau agar warga tetap tenang dan tidak termakan isu yang tidak benar.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ungkap Ardhianto.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, terlihat sejumlah warga di Desa Darek, Lombok Tengah panik berhamburan ke luar rumah.

Seorang warga asal Darek, Murtam (43) menyebutkan, suara gemuruh terdengar dari arah selatan.

"Gempa kayak suara gemuruh, terdengar, saya kira suara pesawat," ujar Murtam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X