Pagari Lahan Sirkuit MotoGP, 3 Warga Diperiksa Polisi

Kompas.com - 03/10/2019, 17:17 WIB
Puluhan warga Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta, Lombok Tengah, mendatangi kantor Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) KOMPAS.com/IDHAM KHALIDPuluhan warga Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta, Lombok Tengah, mendatangi kantor Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC)

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Tiga warga asal Dusun Ebunut, Desa Kuta, Lombok Tengah, diperiksa Satreskrim Polres Lombok Tengah karena memagar lahan sirkuit MotoGP pada Senin (30/9/2019).

Ketiga warga tersebut yakni Alus Darmiah, Usman selaku pemilik lahan, dan Kepala Dusun Ujung Lauk Abdul Mutalib.

"Tadi saya diperiksa oleh polisi terkait aksi pemagaran lahan di sirkuit MotoGP," ungkap Usman usai keluar ruangan Reskrim Polres Lombok Tengah, Kamis (3/10/2019).

Baca juga: Belum Dibebaskan, Lahan MotoGP Dipagari Warga

Dalam pemeriksaan, Usman ditanya alasan memagari sebagian lahan di area MotoGP.

"Tadi ditanya soal alasan mengapa melakukan pemagaran. Saya jawab karena lahan tersebut milik saya," ujar Usman.

Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang membenarkan telah memeriksa tiga warga yang melakukan pemagaran.

Rafles mengatakan, pemeriksaan tersebut atas laporan pihak ITDC

"Ya tadi ada pemeriksaan tiga warga yang melakukan pemagaran di area sirkuit MotoGP. Kami melakukan pemeriksaan atas dasar laporan dari pihak ITDC," ujar Rafles melalui sambungan telepon.

Baca juga: Warga Datangi Kantor ITDC, Minta Pembayaran Lahan Area Sirkuit MotoGP

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Regional
UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

Regional
Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Regional
Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Regional
Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Regional
Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Regional
Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Regional
UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

Regional
Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Regional
Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Regional
Gunung Merapi Kembali Erupsi Sabtu Malam, Ketinggian Kolom 3.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Erupsi Sabtu Malam, Ketinggian Kolom 3.000 Meter

Regional
Antisipasi Dampak Corona, Pemkab Manggarai Barat Bebaskan Retribusi Hotel dan Restoran di Labuan Bajo

Antisipasi Dampak Corona, Pemkab Manggarai Barat Bebaskan Retribusi Hotel dan Restoran di Labuan Bajo

Regional
Kabar Baik, Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Dinyatakan Sembuh

Regional
Local Lockdown' Kota Tasikmalaya: Semua Transportasi Umum Tak Boleh Masuk, Pengusaha Angkutan Umum Diminta Tak Panik

Local Lockdown" Kota Tasikmalaya: Semua Transportasi Umum Tak Boleh Masuk, Pengusaha Angkutan Umum Diminta Tak Panik

Regional
Gunung Merapi Meletus untuk Kedua Kalinya pada Hari Ini

Gunung Merapi Meletus untuk Kedua Kalinya pada Hari Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X