Karhutla Belum Teratasi, Gubernur Sumsel hingga Pelajar Gelar Shalat Minta Hujan

Kompas.com - 27/08/2019, 12:12 WIB
Shalat Istisqa untuk meminta hujan di gelar di halaman Griya Agung Palembang oleh jajaran Pemprov Sumsel dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (27/8/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAShalat Istisqa untuk meminta hujan di gelar di halaman Griya Agung Palembang oleh jajaran Pemprov Sumsel dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (27/8/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Polda dan Kodam II Sriwijaya menggelar shalat istisqa atau shalat minta hujan di halaman Griya Agung Palembang, Selasa (27/8/2019).

Tak hanya dari perangkat OPD, seluruh pelajar dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) juga terlihat ikut melaksanakan shalat istisqa.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, shalat istisqa ini digelar agar hujan segera turun dan kebakaran lahan cepat teratasi.

Upaya pemadaman karhutla pun saat ini masih berlangsung. Ia pun berharap dengan melakukan shalat istiqa hujan segera turun sehingga api yang membakar lahan cepat padam.


Baca juga: Karhutla Jelang Puncak Kemarau, Padamkan atau Meluas...

Karhutla di Sumsel, 90 persen karena manusia

"Tidak ada alasan kita untuk sombong, belum cukup 40 hari (kemarau) kita sudah begini (banyak kebakaran). Dengan menggelar shalat istisqa kita mengingat Allah dan bersyukur agar segera diturunkan hujan," kata Herman usai shalat.

Herman mengungkapkan, ia telah menurunkan Balitbang untuk mengetahui penyebab dari kebakaran di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Meskipun penyebab kebakaran 90 persen karena faktor manusia, Herman mengaku akan mencari 10 persen penyebab lain yang bisa memunculkan api di kabakaran hutan dan lahan tersebut melalui Balitbang.

"Apakah karena proses pantulan (kaca) atau gesekan kan kita tidak tahu,"ucap Herman.

Baca juga: Bantah Budayawan Ridwan Saidi, Sejarawan Sumsel Pastikan Kerajaan Sriwijaya Nyata

Kemarau dan kekeringan

Musim kemarau yang terjadi tahun ini menyebabkan beberapa wilayah juga mengalami kekeringan, seperti halnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

"Jadi warga juga diingatkan untuk hemat air. Kita harapkan berdoa bersama agar segera turun hujan di Sumsel,"ujarnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Sumatera Selatan mencatat, curah hujan lokal akan terjadi di wilayah Kabupaten Banyuasin, Lahat, Lubuk Linggau, OKU dan Pagaralam pada pagi dan siang hari.

Selanjutnya, pada malam hari potensi hujan disertai petir akan berlangsung di Kabupaten OKU, OKU Selatan dan Pagaralam.

Baca juga: Ada Pejabat Minta Jatah Kursi Nonton Westlife, Gubernur Sumsel Meradang



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi 10 Gerbong Semen Terguling di Blora, Angkut 1.1360 Ton Semen hingga Tak Ada Korban Jiwa

Kronologi 10 Gerbong Semen Terguling di Blora, Angkut 1.1360 Ton Semen hingga Tak Ada Korban Jiwa

Regional
Antisipasi Kecelakaan, Bus di Terminal Surodakan Jalani Uji Kelaikan

Antisipasi Kecelakaan, Bus di Terminal Surodakan Jalani Uji Kelaikan

Regional
Hujan Angin Landa Sukabumi, Puluhan Rumah dan Pohon Bertumbangan

Hujan Angin Landa Sukabumi, Puluhan Rumah dan Pohon Bertumbangan

Regional
Dua Pria di Gresik Mengaku Polisi dan Memeras Warga

Dua Pria di Gresik Mengaku Polisi dan Memeras Warga

Regional
Gibran: Hari Ini Akan Saya Catat sebagai Utang Pertama kepada Bapak Ibu

Gibran: Hari Ini Akan Saya Catat sebagai Utang Pertama kepada Bapak Ibu

Regional
Kapal yang Angkut 42.000 Zak Semen Tenggelam di Lembata NTT

Kapal yang Angkut 42.000 Zak Semen Tenggelam di Lembata NTT

Regional
Penjualan Pernak-pernik Natal Mulai Ramai di Denpasar

Penjualan Pernak-pernik Natal Mulai Ramai di Denpasar

Regional
Armada Pariwisata yang Gunakan Izin Trayek Palsu Diburu Petugas

Armada Pariwisata yang Gunakan Izin Trayek Palsu Diburu Petugas

Regional
Jokowi Minta Riset Berikan Solusi Masalah Bangsa dan Cegah Duplikasi

Jokowi Minta Riset Berikan Solusi Masalah Bangsa dan Cegah Duplikasi

Regional
Pada 2020, BPOM Akan Diperkuat Fungsinya, Mirip BPOM Amerika Serikat

Pada 2020, BPOM Akan Diperkuat Fungsinya, Mirip BPOM Amerika Serikat

Regional
Sempat Bersitegang, Satpol PP Akhirnya Robohkan Rumah di Tamansari Bandung

Sempat Bersitegang, Satpol PP Akhirnya Robohkan Rumah di Tamansari Bandung

Regional
Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Regional
3 Ton Solar Subsidi Ditimbun di Bengkel Mobil di Batam, Satu Penjaga Diamankan

3 Ton Solar Subsidi Ditimbun di Bengkel Mobil di Batam, Satu Penjaga Diamankan

Regional
Anggota DPR Ini Ingin BPOM Didesain Mirip Lembaga Serupa di AS

Anggota DPR Ini Ingin BPOM Didesain Mirip Lembaga Serupa di AS

Regional
Dengan Program 'Bangga Papua', Warga Pedalaman Punya NIK, Bisa Beternak, dan Perbaiki Gizi Anak

Dengan Program "Bangga Papua", Warga Pedalaman Punya NIK, Bisa Beternak, dan Perbaiki Gizi Anak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X