Ada Pejabat Minta "Jatah" Kursi Nonton Westlife, Gubernur Sumsel Meradang

Kompas.com - 22/08/2019, 23:04 WIB
Promotor acara mengeluhkan adanya tindakan oknum dari pejabat yang meminta jatah kursi saat pelaksanaan konser berlangsung. repro bidik layar akun Instagram @musieventPromotor acara mengeluhkan adanya tindakan oknum dari pejabat yang meminta jatah kursi saat pelaksanaan konser berlangsung.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Konser megah grup musik Westlife yang berlangsung di stadion Glora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu (18/8/2019) ternyata menimbulkan polemik.

Sebab, promotor acara mengeluhkan adanya tindakan oknum dari pejabat yang meminta "jatah" kursi saat pelaksanaan konser berlangsung.

Baca juga: Dibekukan, SMA Taruna Indonesia Hormati Keputusan Gubernur Sumsel

Keluhan itu diunggah langsung oleh akun Instagram @musievent yang merupakan promotor acara. Sontak saja para warganet yang melihat keluhan dari promotor langsung bereaksi keras.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat dimintai tanggapan keluhan tersebut begitu terkejut mendengar "jatah" kursi yang diminta pejabat tersebut mencapai 500.

"Siapa itu yang minta? itu mau dijual?" kata Herman Deru, Kamis (22/8/2019).

Herman pun mengaku akan mencari tahu siapa oknum pejabat yang disebut oleh promotor tersebut.

"Yang minta siapa? saya cari tahu dulu siapa. Nanti saya tegurlah. Enggak boleh itu," ujar dia.

"Tapi (promotor acara) Westlife harus hati-hati. Kalau enggak ada (pejabat yang minta jatah kursi) saya tegur mereka," ujar dia.

Baca juga: Gubernur Sumsel Bekukan SMA Taruna Indonesia, 1 Tahun Dilarang Terima Siswa Baru

Saat konser berlangsung, Herman mengaku tak ikut hadir untuk menonton grup band asal Inggris, tersebut karena masih dalam rangkaian dinas.

"Aku enggak datang, karena masih kerja," kata dia.

Berikut unggahan @musievent soal keluahan konser Westlife di Palembang:

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

menjadi bagian dari konser besar menjadi suatu kebanggaan bagi kami tim @musievent mungkin masih banyak kekurangannya. Tapi kami yakin, stage show semalam merupakan yang terbaik selama sejarah event di palembang bahkan di sumatera.. standing applause to @supersonic_indonesia Kesimpulannya, palembang mungkin belum menjadi tempat yang bersahabat bagi penyelenggara konser internasional seperti ini di karenakan banyak oknum-oknum yang masih tidak menghargai proses penjualan tiket yg notabene itu adalah sumber penghasilan promotor utk membayar artist yang wah + produksi yang wah. Ya, mereka mungkin belum mengerti untuk saat ini dilihat dari mentalitas oknum2 tersebut di show semalam. Ada yang mau antrian beda lah, kursi khusus lah, minta kawal kedalam lah, seperti tidak bisa menjadi orang biasa untuk semalam saja ;p sedangkan kami dituntut utk memberikan show management terbaik pada malam itu. tetapi, at least, SEMALAM merupakan bagian dari sejarah bahwa PERNAH ada konser besar dengan kualitas international di kota tercinta, PALEMBANG dan menjadi se-titik harapan baru untuk dunia event promotor international show berbayar di PALEMBANG JADI, Anda yang datang semalam (terutama untuk yang MEMBELI tiket) adalah orang yang paling beruntung pernah merasakan sensasi show yang berkualitas disini. Terima kasih juga pembeli2 dari luar kota dan negara yang sudah datang ke palembang Semoga kedepan akan terjadi lagi, walaupun kami sendiri tidak tau kapan ;) Thanks to @westlife for a great show Special credit to @neutronlive Also supported partner : @optimusone.official @ramayanatour see you again next time.. #WestlifeIndonesia #WestlifePalembang #westlifeJakarta #WestlifeJogajakarta #WestifeSemarang #WestlifeMalaysia #WestlifeKualalumpur #WestlifeSingapore Promoted by @neutronlive #NeutronLive #NeutronLiveAsia Supported by @optimusone.official #OptimusOne @musievent #musievent ???? by: @rytecollective

A post shared by MUSIEVENT | NBEntertainment (@musievent) on Aug 19, 2019 at 10:27am PDT



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X