KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

Kompas.com - 21/04/2019, 21:15 WIB
Warga mengikuti simulasi pemungutan suara Pemilu 2019 di Banda Aceh, Sabtu (6/4/2019). Simulasi yang digelar Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dan KIP Banda Aceh itu bertujuan untuk memberikan gambaran tentang cara pemungutan dan penghitungan suara sekaligus memperkuat kesiapan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam Pemilu 2019. AFP/CHAIDEER MAHYUDDINWarga mengikuti simulasi pemungutan suara Pemilu 2019 di Banda Aceh, Sabtu (6/4/2019). Simulasi yang digelar Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dan KIP Banda Aceh itu bertujuan untuk memberikan gambaran tentang cara pemungutan dan penghitungan suara sekaligus memperkuat kesiapan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam Pemilu 2019.

SURABAYA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Jawa Timur Choirul Anam mengatakan, Bawaslu Jatim telah merekomendasikan sembilan tempat pemungutan suara ( TPS) untuk dilakukan pemungutan suara ulang (PSU).

Sebelumnya, kata Anam, hasil kajian KPU terdapat 11 TPS yang berpotensi PSU. Namun, hanya 9 TPS di kabupaten/kota di Jatim yang akhirnya diputuskan untuk coblos ulang.

"Sampai kemarin, Bawaslu merekomendasikan sembilan TPS itu," ucap Anam, Minggu (21/4/2019).

Anam mengaku, pihaknya sudah menyiapkan anggaran PSU di sejumlah TPS di Jawa Timur. Ia memastikan, 10 hari pasca pemungutan suara 17 April 2019 lalu, sebanyak 9 TPS di beberapa kabupaten/kota itu sudah harus menggelar PSU.

KPU Jawa Timur, kata Anam, akan menyiapkan seluruh perlengkapan PSU, terutama pengadaan surat suara yang memang berbeda dengan surat suara pada saat hari pemungutan suara.

Menurut Anam, pada surat suara PSU terdapat stempel khusus sebagai pembeda.

"Anggaran untuk PSU ini sudah siap. Nanti di masing-masing dapil kami sudah siap untuk sekitar 1.000 pemilih," katanya.

Dari 9 TPS yang melakukan PSU, Anam menyebut, Kabupaten Sampang menjadi daerah paling banyak menggelar PSU, yakni sebanyak tiga TPS.

Baca juga: KPU Kota Malang Ajukan Logistik Pemilu untuk Pemungutan Suara Ulang

Sementara itu, enam TPS lainnya, maaing-masing akan digelar di Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Bangkalan, Sumenep, Gresik, dan Ponorogo.

Anam menyebut, jenis pelanggaran yang menyebabkan 9 TPS itu harus menggelar coblos ulang, yakni pemilih luar memaksa mencoblos meski tidak memiliki formulir A5.

Selain itu, di beberapa TPS terdapat surat suara sudah tercoblos sebelum proses pemungutan suara dimulai. 

Anam menyebut, surat suara tercoblos itu terdapat di Pulau Masalembu, Sumenep dan di Sampang.

Karena itu, coblos ulang di 9 TPS itu bukan untuk mencoblos semua jenis pemungutan suara. Tetapi, kata Anam, teegantung pada jenis pelanggaran yang terjadi di setiap TPS.

Baca juga: 3 TPS di Kota Kupang Diputuskan Gelar Pemungutan Suara Ulang

"Ada yang hanya akan mengulang pemilihan presiden saja, ada yang DPR RI, ada juga DPRD. Tapi ada juga yang (diulang) semua," terang Anam.

Ia menambahkan, KPU akan menunggu rekomendasi Bawaslu soal kemungkinan PSU di daerah lain. Anam menilai, TPS yang akan menggelar PSU bisa saja bertambah.

9 TPS yang menggelar PSU:

1. Kabupaten Sumenep

Kec: Masalembu

Desa/Kelurahan: Masalima

TPS: 03

DPT: 212

DPTb: -

DPK: 3

Jenis Pemilihan: Semua

2. Kabupaten Bangkalan

Kec: Geger

Desa/Kelurahan: Banyoneng Laok

TPS: 15

DPT: 228

DPTb: 4

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Regional
50 Warga Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Pembatas Jalan Ciledug Kota Tangerang

50 Warga Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Pembatas Jalan Ciledug Kota Tangerang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X