Fakta Bencana Karhutla di Riau, Persediaan Air Menipis hingga 27 Titik Panas di Meranti

Kompas.com - 06/03/2019, 14:27 WIB
Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Timmy Prasetya Hermianto bertemu dengan sejumlah masyarakat untuk menyampaikan sosialisasi supaya tidak terjadi lagi karhutla di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (3/3/2019). KOMPAS.com/IDON TANJUNGDandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Timmy Prasetya Hermianto bertemu dengan sejumlah masyarakat untuk menyampaikan sosialisasi supaya tidak terjadi lagi karhutla di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (3/3/2019).

"Selain sumber air terbatas, angin di lokasi juga kencang, sehingga api cepat membesar. Kemudian akses ke lokasi juga sulit," kata Edy.

Menurut Edy, masih ada titik api di dalam gambut yang mengeluarkan asap. Petugas masih terus melacak titik tersebut dan melakukan pendinginan.

"Jadi, titik asap yang masih ada, kami lakukan pendinginan. Hingga hari ini, pendinginan masih dilanjutkan," sambung dia.

Baca Juga: Sumber Air Terbatas, Petugas Buat Embung Darurat untuk Padamkan Karhutla di Meranti

5. Dilarang buang puntung rokok dan bakar sampah di lahan gambut

Terkait bencana karhutla di sejumlah wilayah di Provinsi Riau, Komandan Kodim 0303/Bengkalis Letkol Inf Timmy Prasetya Hermianto menjelaskan pentingnya sosialiasi bahaya puntung rokok dan kebiasaan membakar sampah di lahan gambut.

"Sosialisasi kepada masyarakat, setiap kami ketemu di warung, ketemu di mana, kami selalu menyampaikan supaya apabila berkebun di dalam (kawasan tanah gambut), janganlah sambil merokok. Karena setelah merokok tanpa sadar puntungnya dibuang ke tanah gambut bisa menjadi terbakar," ungkap Timmy saat diwawancarai Kompas.com, Minggu (3/3/2019).

Timmy juga meminta masyarakat untuk tidak membakar sampah lalu ditinggal begitu saja. Hal tersebut berpotensi terjadinya karhutla. Apalagi, di Kecamatan Rupat rata-rata tanah gambut mudah terbakar.

"Kami kan enggak tahu setelah bakar sampah kemudian ditinggal, apinya bisa loncat ditiup angin, itu yang kadang-kadang menjadi sumber kebakaran," sebutnya.

Baca Juga: Cegah Karhutla, Masyarakat Diminta Tak Buang Puntung Rokok di Lahan Gambut

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X