Petugas Gagalkan Penyelundupan Daun Khat Asal Ethiopia

Kompas.com - 16/08/2018, 08:15 WIB
Barang bukti daun khat yang dikemas dengan bungkus green tea. Daun khat ini berasal dari Ethiopia. KOMPAS.com/AGIE PERMADIBarang bukti daun khat yang dikemas dengan bungkus green tea. Daun khat ini berasal dari Ethiopia.

BANDUNG, KOMPAS.com - Petugas Bea dan Cukai di Bandara Husein Sastranegara menggagalkan penyelundupan 24.200 gram tanaman Khat (catha edulis) yang dibawa melalui jalur kiriman Pos Lalu Bea Bandung.

Tanaman ini dikemas seolah seperti teh dalam kemasan. Begitu dibuka, ternyata isinya narkotika golongan I berupa daun khat.

Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Barat, Syafullah Nasution menjelaskan, penyelundupan ini digagalkan pada Kamis (2/8/2018) sekitar pukul 17.00 WIB.

Barang tersebut dikirim dari Ethiopia yang tiba di kantor Pos Alu Bea Bandung yang diberitahukan sebagai green tea.

Baca juga: Penyelundupan Sabu Dalam Popok Diduga Dikendalikan dari Vietnam

 

Label pada kemasan tertera sebagai Moringa (daun kelor) yang dikemas dalam 2 karton isi 6 pack dengan berat bruto 24.200 gram.

Untuk memastikan kandungannya, petugas melakukan uji laboratorium. Hasilnya, tanaman khat yang sudah dikeringkan.

"Melalui penelitian x-ray maupun K9, hasil penelitian masuk narkotika gol I. Diberitahukannya sebagai green tea setelah diperiksa hasilnya daun khat," jelasnya di Kantor Bea dan Cukai, Tipe Madya Pabea A Bandung, Jalan Rumah Sakit, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/8/2018).

Warnanya memang hijau tapi bukan teh, itu daun khat," tegasnya.

Alamat tujuan pengiriman barang, berjenis kelamin perempuan. Namun alamatnya fiktif. "Alamatnya ke bandung tapi fiktif," ujarnya.

Kasat Narkoba Polrestabes Bandung, AKBP Irfan Nurmansyah mengatakan, daun khat ini cukup langka dan berbahaya. Ini merupakan kasus pertama di Bandung.

Baca juga: Penjelasan Soekarwo Terkait Isu Loncat ke Nasdem dan Dipanggil SBY

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Dimulai, Kota Malang Kekurangan 14.800 Dosis

Vaksinasi Dimulai, Kota Malang Kekurangan 14.800 Dosis

Regional
Sri Sultan Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Selesai Akhir Februari 2021

Sri Sultan Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Selesai Akhir Februari 2021

Regional
Usai Curi Uang Rp 16 Juta, Pegawai Bakar Minimarket demi Hilangkan Jejak

Usai Curi Uang Rp 16 Juta, Pegawai Bakar Minimarket demi Hilangkan Jejak

Regional
Belum Gajian Hampir Sebulan, ASN Jember: Kami Cuma Berharap-harap....

Belum Gajian Hampir Sebulan, ASN Jember: Kami Cuma Berharap-harap....

Regional
Kasus Warga Serang Mapolsek, Polda Sumbar Periksa Polisi yang Tewaskan DPO Judi

Kasus Warga Serang Mapolsek, Polda Sumbar Periksa Polisi yang Tewaskan DPO Judi

Regional
Kasus Baru Covid-19 di Banyumas di Bulan Januari Menurun, tapi...

Kasus Baru Covid-19 di Banyumas di Bulan Januari Menurun, tapi...

Regional
Hampir Sebulan ASN dan DPRD Jember Tidak Terima Gaji, Ini Penyebabnya

Hampir Sebulan ASN dan DPRD Jember Tidak Terima Gaji, Ini Penyebabnya

Regional
2 Agenda Pariwisata di Padang Batal karena Pandemi Virus Corona

2 Agenda Pariwisata di Padang Batal karena Pandemi Virus Corona

Regional
2 Perompak yang Mengincar Kapal Liberia di Dumai Ditangkap, 6 Pelaku Masih Buron

2 Perompak yang Mengincar Kapal Liberia di Dumai Ditangkap, 6 Pelaku Masih Buron

Regional
Dapat Jabatan di Anak Perusahaan BUMN, Jubir Bobby-Aulia Bantah Terkait Pilkada Medan

Dapat Jabatan di Anak Perusahaan BUMN, Jubir Bobby-Aulia Bantah Terkait Pilkada Medan

Regional
Kronologi Penyerangan Mapolsek Sungai Pagu Sumbar oleh Sejumlah Orang

Kronologi Penyerangan Mapolsek Sungai Pagu Sumbar oleh Sejumlah Orang

Regional
Positif Covid-19, Bupati Sleman Tak Terima Vaksin Dosis Kedua, Ini Penjelasannya

Positif Covid-19, Bupati Sleman Tak Terima Vaksin Dosis Kedua, Ini Penjelasannya

Regional
PPKM Jilid 2, Lampu Jalan di Purwokerto Akan Dimatikan pada Malam Hari

PPKM Jilid 2, Lampu Jalan di Purwokerto Akan Dimatikan pada Malam Hari

Regional
Tak Lekang oleh Zaman, Kopi Podjok Pertahankan Cita Rasa Tradisional

Tak Lekang oleh Zaman, Kopi Podjok Pertahankan Cita Rasa Tradisional

Regional
Penyebaran Covid-19 di Kupang Mengkhawatirkan, Wagub NTT: Dalam Mengatasi Harus dengan Cara Paksa, Tidak Ada Kompromi

Penyebaran Covid-19 di Kupang Mengkhawatirkan, Wagub NTT: Dalam Mengatasi Harus dengan Cara Paksa, Tidak Ada Kompromi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X