Pilih Calon Wakil Wali Kota Malang Tak Sesuai Mekanisme, PKB Digugat

Kompas.com - 24/01/2018, 15:37 WIB
Ketua DPC Peradi Malang Raya, Gunadi Handoko dan Hadi Prajoko bersama sejumlah pengacara saat melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Kota Malang, Rabu (24/1/2018). Gugatan itu terkait dengan seleksi calon wakil Wali Kota Malang oleh PKB. KOMPAS.com / Andi HartikKetua DPC Peradi Malang Raya, Gunadi Handoko dan Hadi Prajoko bersama sejumlah pengacara saat melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Kota Malang, Rabu (24/1/2018). Gugatan itu terkait dengan seleksi calon wakil Wali Kota Malang oleh PKB.
|
EditorReni Susanti

MALANG, KOMPAS.com - Sejumlah pengacara menggugat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke Pengadilan Negeri Kota Malang, Rabu (24/1/2018). Gugatan terkait proses penjaringan calon dalam menghadapi Pilkada Kota Malang.

Ketua DPC Peradi Malang Raya, Gunadi Handoko mengatakan, sejumlah pihak di dalam PKB telah melakukan perbuatan melawan hukum saat menetapkan calon wakil wali kota Malang untuk mendapingi M Anton yang sudah ditetapkan sebagai calon wali kota Malang dari PKB.

"Inti gugatan ini adalah perbuatan melawan hukum. Yang mana pihak dari PKB mengundang kita dalam pertemuan tanggal 23 Desember. Dalam pertemuan itu, Abah Anton menjanjikan bahwa wakil yang dipilih adalah kandidat yang mendaftar melalui PKB dan mengikuti mekanisme dan proses," katanya.

Sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan PKB, bakal calon wakil wali kota harus mendaftar di DPC PKB Kota Malang. Setelah itu, pendaftar diwajibkan membayar uang sebesar Rp 25 juta.

(Baca juga : Angel Lelga Disebut Siap Maju di Pilkada Malang, Cristian Gonzales? )

Setelah itu, pendaftar diharuskan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPC PKB Kota Malang dan DPP PKB di Jakarta. Kemudian, nama-nama yang sudah melalui proses itu dilakukan survei.

Ketika itu, ada lima nama yang mendaftar. Yakni Gunadi Handoko, Isnaini, Siswo Waroso, Hadi Prajoko dan Gufron Marzuki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, saat penetapan pasangan calon yang akan diusung, PKB memunculkan nama lain, yaitu Syamsul Mahmud. Syamsul kemudian mendaftarkan diri ke KPU Kota Malang sebagai calon wakil wali kota Malang mendampingi M Anton.

Atas dasar itu, Gunadi, selaku pihak yang telah memenuhi proses penjaringan menggugat munculnya nama Syamsul Mahmud. Sebab, Syamsul tidak mengikuti proses penjaringan sedari awal.

"Mekanismenya, para kandidat mendaftar di PKB Malang, membayar Rp 25 juta. Saya membuat visi misi, saya mengikuti uji dan kepatutan di Malang, mengikuti uji kepatutan di Jakarta. Kemudian dilakukan survei," ungkapnya.

(Baca juga : Nasdem Gagal Usung Pasangan Menawan di Pilkada Kota Malang )

"Namun yang terjadi pihak PKB menunjuk Syamsul. Atas dasar apa. Ini yang kami merasa dizalimi. Padahal kami sudah sangat serius mempersiapkan ini," tegasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.