Kompas.com - 11/10/2013, 21:11 WIB
Gubernur Riau, Rusli Zainal, menggunakan baju tahanan usai menjalani pemeriksaan selama tujuh jam di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2013). KPK resmi menahan Rusli Zainal terkait kasus dugaan suap pada penyelenggaraan PON Riau serta kasus dugaan korupsi pemberian izin pengelolaan hutan di Pelalawan, Riau.  WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN Gubernur Riau, Rusli Zainal, menggunakan baju tahanan usai menjalani pemeriksaan selama tujuh jam di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2013). KPK resmi menahan Rusli Zainal terkait kasus dugaan suap pada penyelenggaraan PON Riau serta kasus dugaan korupsi pemberian izin pengelolaan hutan di Pelalawan, Riau.
EditorFarid Assifa

RIAU, KOMPAS.com — Mengenakan kemeja putih dipadu celana berwarna hitam dan memakai kacamata gelap, Gubernur Riau HM Rusli Zainal turun dari tangga pesawat Garuda Indonesia GA 176.

Pesawat Boeing yang ditumpangi Rusli beserta istri pertama Hj Septina Primawati Rusli, mendarat di Bandara Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Kamis (10/10/2013) sekitar pukul 15.55 WIB, setelah terbang dari Jakarta.

Di dalam pesawat pelat merah itu, Rusli duduk di dekat jendela di bangku bernomor 71 A, sedangkan Septina duduk tepat di belakangnya.

"Ibu Septina duduk persis dibelakang 'seat'-nya Pak gubernur," kata Sekretaris DPRD Riau, Zulkarnain Kadir, yang duduk satu pesawat dengan Rusli seusai mengikuti kegiatan anggota dewan di Jakarta.

Setelah turun dari tangga pesawat sambil menenteng tas jinjing berwarna hitam, dia pun langsung menuju sebuah mobil yang telah menanti dengan pengawalan ketat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Masih di dalam area landasan pacu atau tempat pesawat parkir (apron), sudah ada tiga mobil menunggu kedatangan Gubernur Riau yang kemudian membawanya ke salah satu rumah tahanan.

Ini adalah kali pertama Rusli menginjakkan kaki di ibu kota provinsi yang dipimpinnya, setelah KPK menahan dirinya selama hampir empat bulan dan menjadi penghuni Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gubernur Riau HM Rusli Zainal atau yang biasa disapa dengan RZ ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan selama lebih kurang tujuh jam pada Jumat (14/6/2013) lalu.

RZ resmi menjadi tahanan KPK sebagai tersangka korupsi dengan dugaan pemberi dan penerima suap pembahasan revisi peraturan daerah Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012 yang menjerat 9 anggota DPRD Riau, satu kepala dinas, dan 2 orang dari pihak swasta.

"Tenang saja dan doakan saja. Mudah-mudahan semuanya cepat berjalan dengan baik, sabar, tawakal, dan lebih dari itu, semua cepat selesai," kata Rusli di gedung KPK sambil berlalu menuju mobil tahanan.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan status tersangka pada Jumat (8/2/2013), yang belakangan disebut sebagai hari "keramat" bagi pelaku koruptor di Tanah Air. Padahal bagi Muslim, Jumat merupakan penghulu hari dalam sepekan.

Selain revisi perda PON, RZ juga ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan melakukan penyalahgunaan wewenang terkait penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di Kabupaten Pelalawan tahun 2001 sampai 2006.

Dalam kasus ini, KPK lebih dulu menjerat lima orang koruptor yang terbukti bersalah di pengadilan. Dari lima orang, tiga di antaranya adalah mantan bupati di Riau seperti Tengku Azmun Jakfar, Arwin AS, dan Burhanuddin Husin.

Sedangkan dua orang lagi ialah mantan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Riau, yakni Asral Rahman dan Syuhada Tasman.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.