Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelancong Malaysia Terjaring Razia BNN di Karimun

Kompas.com - 16/03/2023, 17:57 WIB
Elhadif Putra,
Reni Susanti

Tim Redaksi

KEPRI, KOMPAS.com - Seorang pelancong warga Negara Malaysia terjaring operasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun, Rabu (15/03/2023) malam.

Razia digelar BNN dengan sasaran pengunjung Tempat Hiburan Malam (THM), di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

WNA laki-laki berinisial LN tersebut kedapatan menggunakan narkotika jenis Tetrahydrocannabiol (THC) atau ganja, setelah menjalani tes urin.

Baca juga: Respons Kampus USU terhadap Mahasiswa yang Terjaring Razia BNN

"Ada satu warga Negara Malaysia, positif THC. Kami telah berkoordinasi dengan Imigrasi untuk penanganan lanjutan," kata Kepala BNN Kabupaten Karimun, Eryan Noviandi, usai razia.

Eryan menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Imigrasi untuk menindak lanjuti temuan tersebut.

Kepada petugas, LN dan seorang temannya mengaku berlibur atau melancong ke Kabupaten Karimun.

Baca juga: WNA Bentak Kasatlantas Gianyar usai Terjaring Razia, Berkendara Tak Pakai Helm hingga Telanjang Dada

Razia juga melibatkan POM TNI AD, POM TNI AL, Provost Polres Karimun, dan Satpol PP Kabupaten Karimun dalam razia.

Tim gabungan menyasar tiga THM, yaitu Satria Executive Club, Wiko Star Club, dan Champion's Executive Club.

Petugas meminta pengunjung menjalani cek urin dan diperiksa barang bawaannya.

Di Satria Executive Club, petugas menjaring tiga pengunjung laki-laki yang kedapatan positif narkoba, termasuk LN.

Kemudian di Champion's Executive Club petugas menjaring satu laki-laki dan satu perempuan. Sementara di Wiko Star Club nihil.

Dari lima orang yang terjaring, dua di antaranya terindikasi positif methamphetamine atau sabu, dua orang positif ganja, dan satu positif benzodiazepin.

Selanjutnya petugas membawa kelima orang tersebut ke Kantor BNN Kabupaten Karimun, di Jalan Pertambangan, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

"Terhadap lima orang ini akan dilakukan asesmen dan akan dilakukan rehabilitasi rawat jalan," ujar Eriyan.

Eriyan menyampaikan, kegiatan razia bertujuan mencegah penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Karimun.

"Ini dalam rangka menyambut HUT ke-21 BNN dan juga membangun sinergitas BNN dengan instansi lain," tambahnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pria di Banten Bunuh Kekasih Sesama Jenisnya Divonis 14 Tahun Penjara

Pria di Banten Bunuh Kekasih Sesama Jenisnya Divonis 14 Tahun Penjara

Regional
Bertemu Kaesang, Rektor Unsa Sebut Dapat Mandat Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain

Bertemu Kaesang, Rektor Unsa Sebut Dapat Mandat Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain

Regional
Saat Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

Saat Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

Regional
Ketika Kapolda Banten Dibikin Resah dengan Geng Motor...

Ketika Kapolda Banten Dibikin Resah dengan Geng Motor...

Regional
Pj Bupati Janji Siswa SD di Kampar Tak Akan Lagi Belajar di Bekas WC

Pj Bupati Janji Siswa SD di Kampar Tak Akan Lagi Belajar di Bekas WC

Regional
Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Evakuasi Jenazah Mbak Temu Butuh Waktu 45 Menit

Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Evakuasi Jenazah Mbak Temu Butuh Waktu 45 Menit

Regional
SMP di Kendal Diduga Wajibkan Siswa Baru Beli Seragam, Disdikbud Ungkap Kejadian Sebenarnya

SMP di Kendal Diduga Wajibkan Siswa Baru Beli Seragam, Disdikbud Ungkap Kejadian Sebenarnya

Regional
Kapal Bantuan Coldplay Batal Beroperasi di Sungai Cisadane, Diganti Barikade Penghalau Sampah

Kapal Bantuan Coldplay Batal Beroperasi di Sungai Cisadane, Diganti Barikade Penghalau Sampah

Regional
Masa Jabatan Kades Diperpanjang, Bupati Semarang Minta Tuntaskan 'Stunting' dan Kemiskinan Ekstrem

Masa Jabatan Kades Diperpanjang, Bupati Semarang Minta Tuntaskan "Stunting" dan Kemiskinan Ekstrem

Regional
Penyelundupan 16.000 Benih Lobster Digagalkan di Cilacap, Potensi Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar

Penyelundupan 16.000 Benih Lobster Digagalkan di Cilacap, Potensi Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar

Regional
Kopi di Sumsel Tembus Rp 130.000 Per Kg, Pengusaha Kedai di Palembang Pilih Tak Naikkan Harga

Kopi di Sumsel Tembus Rp 130.000 Per Kg, Pengusaha Kedai di Palembang Pilih Tak Naikkan Harga

Regional
Didemo Orangtua, Pemkot Jambi Janji Tindak Lanjuti Perkara di SDN 212

Didemo Orangtua, Pemkot Jambi Janji Tindak Lanjuti Perkara di SDN 212

Regional
Berdiri Hampir 40 Tahun, Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh

Berdiri Hampir 40 Tahun, Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh

Regional
Tugu Soekarno di Palangkaraya: Daya Tarik, Letak, dan Rute 

Tugu Soekarno di Palangkaraya: Daya Tarik, Letak, dan Rute 

Regional
Harga Cabai Merah di Pangkalpinang Naik Rp 15.000 Per Kg, Apa Kata Wali Kota?

Harga Cabai Merah di Pangkalpinang Naik Rp 15.000 Per Kg, Apa Kata Wali Kota?

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com