Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Identitas 2 Korban Tewas Kecelakaan Beruntun 8 Mobil di Tol Semarang

Kompas.com - 16/03/2023, 17:47 WIB
Muchamad Dafi Yusuf,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Polisi berhasil mengidentifikasi dua korban tewas akibat kecelakaan karambol di Jalan Tol Krapyak-Jatingaleh, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Dua korban tersebut merupakan Sunari (40) dan Sukirdjo (66).

Keduanya merupakan warga Jalan Sri Widodo Utara RT 007 RW 001, Purwoyoso, Ngaliyan, Kota Semarang.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Adji Setyawan mengatakan, dua korban tewas akibat kecelakaan tersebut sudah dibawa ke RSUP Kariadi Semarang.

Baca juga: 2 Jenazah Korban Kecelakaan di Tol Jatingaleh Semarang Dibawa ke RSUP Kariadi dan 2 Korban Lainnya Dilarikan ke RS Tugu Semarang

"Korban meninggal dua dan luka-luka ada tiga. Saat ini, yang luka-luka dirawat di RS Tugu Semarang," kata Adji, saat dikonfirmasi, pada Kamis (16/3/2023).

Dari identifikasi awal, penyebab kecelakaan beruntun itu dipicu oleh mobil truk yang diduga tidak bisa menguasai kecepatan.

"Sehingga menabrak beberapa mobil yang ada di depannya," ujar dia.

Menurutnya, saat itu jalan tidak macet. Beberapa mobil yang ditabrak mobil truk tersebut juga tidak dalam posisi berhenti.

Infomasi yang dia dapatkan, sopir mobil truk kurang memperhatikan situasi di depan.

"Kami sudah wawancara sopir truk memang tidak memperhatikan situasi di depan dan tidak menguasai kecepatan," ungkap Adji.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Semarang yang Libatkan 8 Mobil

Selain itu, kondisi Jalan Tol Krapyak-Jatingaleh KM 424 Semarang memang sedikit menurun.

"Posisi jalan memang sedikit menurun," papar dia.

Adji menambahkan, kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun ini berjumlah delapan mobil.

"Hasil identifikasi ada delapan mobil yang terlibat," ujar dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com