Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terekam CCTV Saat Curi Ponsel Pemilik Kios, Seorang Pria di Kupang Ditangkap

Kompas.com - 15/03/2023, 13:44 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Aksi pencurian telepon seluler (ponsel) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), terekam kamera closed circuit television (CCTV), viral di media sosial.

Setelah menerima laporan dan menyelidiki kasus dugaan pencurian itu, polisi meringkus pelaku.

Baca juga: Kabur 3 Pekan Usai Menikam Istrinya hingga Tewas, Pria di Kupang Serahkan Diri ke Polisi

"Pelaku berinisial OB alias R sudah kita tangkap tadi," kata Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota Komisaris Besar (Kombes) Pol Rishian Krisna, kepada sejumlah wartawan, Rabu (15/3/2023).

Krisna menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah video pencurian ponsel itu viral di media sosial. Dalam video itu terlihat laki-laki memakai jaket mencuri ponsel pemilik kios di Jalan Farmasi, Kelurahan Liliba, Kota Kupang, Minggu (12/3/2023).

Pelaku R berpura-pura membeli pulsa isi ulang. Setelah diisi, pelaku meminta ponsel milik korban dengan alasan ingin memastikan kode SN pengiriman pulsa tersebut sudah ditransfer.

Pada saat korban memberikan ponsel, pelaku langsung mengambilnya dan berlari menaiki sepeda motor yang dikendarai temannya berinisial SDS.

"Keduanya lalu kabur membawa ponsel tersebut," kata Krisna.

Aksi pelaku lanjut Krisna, rupanya terekam kamera CCTV, sehingga korban lalu melaporkan ke polisi. Rekaman aksi pencurian itu juga viral di media sosial.


Usai menerima laporkan, tim Jatanras Polres Kupang Kota yang telah mengantongi identitas pelaku, lalu menyelidiki kasus itu.

Polisi lalu bergerak ke arah Pasar Kasih Naikoten tempat pelaku R sering berkumpul bersama temannya. Namun, R tak berada di tempat.

Lalu, R ditangkap di depan Masjid Pasar Inpres Naikoten. Setelah ditangkap, polisi mendalami lagi kasus itu untuk menangkap pelaku lainnya.

Dari hasil pengembangan, polisi lalu menangkap pelaku SDS di kediamannya, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Baca juga: Sempat Dirawat 3 Pekan Usai Ditikam Suami, IRT di Kupang Meninggal Dunia

Selain menangkap dua pelaku, polisi juga menyita sebuah ponsel, dua kartu SIM, satu kartu memori, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam DH 6256 KM dan satu lembar STNK. 

"Keduanya sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut," ujar dia. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Cerita Bocah TK Muntah-muntah Usai Dicekoki Miras oleh 7 Remaja di Tulungagung

Cerita Bocah TK Muntah-muntah Usai Dicekoki Miras oleh 7 Remaja di Tulungagung

Regional
Raih Digital Government Award dari Presiden Jokowi, Pemprov Jateng dapat Predikat Provinsi dengan Indeks SPBE Tertinggi

Raih Digital Government Award dari Presiden Jokowi, Pemprov Jateng dapat Predikat Provinsi dengan Indeks SPBE Tertinggi

Regional
Update, Sudah 13 Nama Ikuti Penjaringan Pilkada Brebes di Partai Gerindra

Update, Sudah 13 Nama Ikuti Penjaringan Pilkada Brebes di Partai Gerindra

Regional
Pilkada Demak 2024, 8 Orang Ikuti Penjaringan di Partai Demokrat

Pilkada Demak 2024, 8 Orang Ikuti Penjaringan di Partai Demokrat

Regional
Update Kecelakaan Minibus di Banjarnegara: 4 Penumpang Masih Dirawat, Pengemudi Diperiksa Intensif

Update Kecelakaan Minibus di Banjarnegara: 4 Penumpang Masih Dirawat, Pengemudi Diperiksa Intensif

Regional
Masif Sosialisasi Sudaryono-Gus Yusuf di Pilkada Jateng, Gerindra: Itu Bukan Hoaks

Masif Sosialisasi Sudaryono-Gus Yusuf di Pilkada Jateng, Gerindra: Itu Bukan Hoaks

Regional
Penyebab Minibus Wisatawan Asal Jakarta Terguling di Banjarnegara, 4 Penumpang Luka-luka

Penyebab Minibus Wisatawan Asal Jakarta Terguling di Banjarnegara, 4 Penumpang Luka-luka

Regional
18 Tahun Gempa Yogya, Warga Harap Edukasi Kebencanaan Ditambah agar Tak Lupa

18 Tahun Gempa Yogya, Warga Harap Edukasi Kebencanaan Ditambah agar Tak Lupa

Regional
Masa Jabatan 287 Kades di Brebes Diperpanjang 2 Tahun, Dilantik Kembali oleh Bupati

Masa Jabatan 287 Kades di Brebes Diperpanjang 2 Tahun, Dilantik Kembali oleh Bupati

Regional
Ikut Penjaringan Cagub Jateng dari PDI-P, Hendi: Semoga Jateng Lebih Maju...

Ikut Penjaringan Cagub Jateng dari PDI-P, Hendi: Semoga Jateng Lebih Maju...

Regional
4 Kasus Kecelakaan Bus 'Study Tour' Terjadi Satu Bulan Terakhir, Akibatkan Belasan Korban Jiwa

4 Kasus Kecelakaan Bus "Study Tour" Terjadi Satu Bulan Terakhir, Akibatkan Belasan Korban Jiwa

Regional
Dugaan Korupsi Dinas Pendidikan Sumbar, Kerugian Negara Capai Rp 5,5 Miliar

Dugaan Korupsi Dinas Pendidikan Sumbar, Kerugian Negara Capai Rp 5,5 Miliar

Regional
Diwakilkan, Eks Wali Kota Semarang Hendi Ambil Formulir Bacagub Jateng di PDI-P

Diwakilkan, Eks Wali Kota Semarang Hendi Ambil Formulir Bacagub Jateng di PDI-P

Regional
Ratusan Kendaraan Dinas Pemprov Banten Hilang, Nilainya Capai Rp 25 Miliar

Ratusan Kendaraan Dinas Pemprov Banten Hilang, Nilainya Capai Rp 25 Miliar

Regional
Ambil Formulir Pendaftaran Cawagub Jateng dari PDI-P, Bupati Klaten: Saya sebagai Melengkapi...

Ambil Formulir Pendaftaran Cawagub Jateng dari PDI-P, Bupati Klaten: Saya sebagai Melengkapi...

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com