Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Praktik Penimbunan Solar Bersubsidi di Kota Semarang Dibongkar, 10 Orang Diamankan

Kompas.com - 14/12/2022, 12:48 WIB
Muchamad Dafi Yusuf,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Polda Jawa Tengah (Jateng) menangkap 10 terduga pelaku penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Kecamatan Genuk, Kota Semarang.

Informasi yang diterima Kompas.com, pengungkapan penyalahgunaan solar dilakukan pada Senin 12 Desember 2022 Pukul 17.50 WIB bertempat di gudang penyimpanan BBM di Pangkalan Truk B 12 Genuk Sari.

Baca juga: Alasan Kontraktor di Ende Gunakan BBM Subsidi untuk Kerja Proyek: Harga Lebih Murah

Penggerebekan dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) beserta Unit 3.2 Direktorat Ekonomi Baintelkam Polri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh polisi, para terduga pelaku memperoleh BBM subsidi dari sejumlah SPBU di Kota Semarang.

Rencananya, hasil dari BBM subsidi itu akan dijual di Pelabuhan Semarang. Kegiatan para terduga pelaku sudah berlangsung sejak 4 bulan yang lalu.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, sudah ada 10 orang yang saat ini sedang diamankan polisi terkait penyalahgunaan BBM subsidi itu.

"Iya benar ada 10 orang yang diamankan," jelasnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (14/12/2022).

Selain para terduga pelaku, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan para pelaku untuk melancarkan aksinya.

“Barang bukti dan terduga tersangka diserahkan ke Subdit Tipiter Reskrimsus Polda Jateng," ujarnya.

Selanjutnya barang bukti dan tersangka dibawa ke Dirkrimsus Polda Jateng untuk penanganan lebih lanjut.

"Kasus diserahkan ke Dirkrimsus Polda Jateng," imbuhnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com