Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kesaksian Vanne, Suaminya Ditembak di Depannya oleh Polisi hingga Tewas, Bantah Suami Bawa Senjata Tajam

Kompas.com - 26/07/2022, 17:37 WIB
Editor Rachmawati

Polisi sebut Raymond serang petugas

Kasi Humas Polresta Manado Iptu Sumardi menjelaskan, Raymond saat membuat keributan dalam kondisi mabuk.

Raymond memecahkan botol kaca dan langsung menyerang Bripka SR hingga terjatuh.

"Bripka WL bersama dengan saksi dan teman saksi berhenti dan Bripka WL langsung membuang tembakan peringatan sebanyak 1 kali ke arah atas," urai Sumardi.

Menurut Sumardi, Raymond tidak mengindahkan tembakan peringatan dari petugas. Raymond terus mengejar anggota Polsek Bunaken.

Baca juga: Penjelasan FIFGROUP Terkait Kasus Meninggalnya Anggota Sapol PP dan Penyerangan di Kantor Cabang Manado

"Maka anggota Polri mengambil tindakan tegas keras dan terukur," tambah Sumardi.

Raymond yang terluka di bagian dada selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado. Namun, nyawa Raymond tidak bisa diselamatkan.

Sumardi menambahkan, polisi yang menembak Raymond sudah diamankan Propam Polresta Manado.

Propam akan memastikan penembakan sesuai dengan aturan yang berlaku atau tidak.

"Kita akan cek apakah penggunaan senjata api tsb sesuai SOP sesuai Perkap No 1 tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian karena telah membahayakan petugas Kepolisian di lapangan dan masyarakat di sekitar TKP," urai Sumardi.

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Istri Raymond Londok Korban Penembakan Polisi di Manado Sulawesi Utara Bantah Sang Suami Bawa Sajam

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidak Kebutuhan Pokok di Pasar Srago, Bupati Klaten Sebut Ada Kenaikan Harga dan MinyaKita Mulai Langka

Sidak Kebutuhan Pokok di Pasar Srago, Bupati Klaten Sebut Ada Kenaikan Harga dan MinyaKita Mulai Langka

Regional
Pilot Susi Air yang Terbakar di Paro Nduga WN Selandia Baru

Pilot Susi Air yang Terbakar di Paro Nduga WN Selandia Baru

Regional
UMKM di Belitung Kini Ekspor Langsung Lada ke Australia dan Filipina

UMKM di Belitung Kini Ekspor Langsung Lada ke Australia dan Filipina

Regional
Aniaya Remaja, Anggota Polisi di Simeulue Aceh Ditetapkan Tersangka

Aniaya Remaja, Anggota Polisi di Simeulue Aceh Ditetapkan Tersangka

Regional
Gibran Tunda Kenaikan PBB Kota Solo: Yang Sudah Bayar Kemarin, Nanti Kita Kembalikan

Gibran Tunda Kenaikan PBB Kota Solo: Yang Sudah Bayar Kemarin, Nanti Kita Kembalikan

Regional
KRI Pulau Rusa 726, Penyapu Ranjau Berlabuh di Pelabuhan Sadai Babel, Dibuka untuk Umum

KRI Pulau Rusa 726, Penyapu Ranjau Berlabuh di Pelabuhan Sadai Babel, Dibuka untuk Umum

Regional
Lokasi Terbakarnya Pesawat Susi Air di Paro Disebut sebagai Markas Egianus Kogoya, Pilot Disandera?

Lokasi Terbakarnya Pesawat Susi Air di Paro Disebut sebagai Markas Egianus Kogoya, Pilot Disandera?

Regional
Ternyata, Kades yang Dituding Teror Apip Nurahman Rupanya Paman Sang Kreator Konten

Ternyata, Kades yang Dituding Teror Apip Nurahman Rupanya Paman Sang Kreator Konten

Regional
Kronologi Pesawat Susi Air Diduga Dibakar di Paro Nduga, Ini Posisi Terakhir Pilot

Kronologi Pesawat Susi Air Diduga Dibakar di Paro Nduga, Ini Posisi Terakhir Pilot

Regional
Ditolak Masuk Australia dan Terdampar di NTT, 6 Warga India Dideportasi

Ditolak Masuk Australia dan Terdampar di NTT, 6 Warga India Dideportasi

Regional
Bawaslu Sebut Bupati dan 5 ASN Akui Kenakan Atribut Partai Saat Safari Anies di Dompu NTB

Bawaslu Sebut Bupati dan 5 ASN Akui Kenakan Atribut Partai Saat Safari Anies di Dompu NTB

Regional
Propam Polda Kaltara Periksa Polisi yang Tembak Warga Adat Malinau hingga Tewas

Propam Polda Kaltara Periksa Polisi yang Tembak Warga Adat Malinau hingga Tewas

Regional
Harga Beras di Flores Timur Tembus Rp 15.000 Per Kg, Pemkab Pantau Jalur Distribusi

Harga Beras di Flores Timur Tembus Rp 15.000 Per Kg, Pemkab Pantau Jalur Distribusi

Regional
17 Anak di Jambi Jadi Korban Pelecehan Ibu Muda, tapi 8 di Antaranya Malah Dilaporkan Balik Tersangka, Dituduh Memerkosa

17 Anak di Jambi Jadi Korban Pelecehan Ibu Muda, tapi 8 di Antaranya Malah Dilaporkan Balik Tersangka, Dituduh Memerkosa

Regional
Kronologi 2 Oknum TNI Selundupkan 20 Kg Sabu Malaysia, Dikemas Dalam Teh, Ditangkap di Pontianak

Kronologi 2 Oknum TNI Selundupkan 20 Kg Sabu Malaysia, Dikemas Dalam Teh, Ditangkap di Pontianak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.