Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kebakaran Hutan dan Lahan di Rokan Hulu Meluas Jadi 70 Hektar, Petugas Kewalahan Padamkan Api

Kompas.com - 28/03/2022, 17:41 WIB
Idon Tanjung,
I Kadek Wira Aditya

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, semakin meluas, Senin (28/3/2022).

Upaya pemadaman tengah dilakukan tim gabungan dari TNI Koramil 02/Rambah bersama kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul, dan dibantu sejumlah warga setempat.

Namun, petugas mengaku kewalahan memadamkan api karena tidak ada sumber air di sekitar lokasi karhutla.

Baca juga: 20 Hektar Hutan dan Lahan di Rokan Hulu Riau Terbakar, Api Sulit Dipadamkan

"Lokasi kebakaran ini berada di areal perbukitan, sehingga kami tidak bisa menemukan sumber air. Saat ini, kami melakukan pemadaman secara manual menggunakan kayu melibas api," kata Babisan Koramil 02/Rambah, Kodim 0313/KPR, Serka Mendrayani kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Senin.

Ia menyebut, kondisi kebakaran saat ini semakin meluas. Angin yang bertiup kencang memicu cepatnya api membakar hutan dan lahan tersebut.

Menurut Mendrayani luas kebakaran hutan dan lahan bertambah 50 hektar, dari sebelumnya 20 hektar.

Baca juga: Rumah Bandar Narkoba di Riau Digerebek, Wanita 24 Tahun dan Uang Rp 147 Juta Hasil Jual Sabu Diamankan

"Kebakaran meluas menjadi sekitar 70 hektar. Kami kesulitan memadamkan api," kata Mendrayani.

Karena itu, pihaknya berharap ada bantuan pemadaman dari udara mengganggu helikopter water bombing.

"Kami membutuhkan bantuan heli water bombing untuk pemadaman dari udara. Selain sumber air tidak ada, akses ke lokasi sangat ekstrem, bukit terjal," ucap Mendrayani.

Di lokasi kejadian, Kapolsek Rambah Samo, Iptu Jon Heri mengatakan bahwa upaya yang dilakukan petugas saat ini adalah pemadaman titik api secara manual.

"Kami lakukan pemadaman api hanya menggunakan kayu. Lokasi kebakaran tanah mineral," sebut Jon.

Di samping pemadaman api, sambungan dia, di lokasi juga telah dipasang spanduk sebagai tanda pengawasan kepolisian.

"Kami sedang melakukan penyelidikan penyebab karhutla ini," kata Jon.

Diberitakan sebelumnya, titik api penyebab karhutla di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rohul, Riau ditemukan pada Minggu (27/3/2022).

"Kami menemukan titik api karhutla di Desa Danau Sati, Kecamatan Rambah Samo, Minggu. Luas hutan dan lahan yang terbakar diperkirakan 20 hektar," kata Mendrayani dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (28/3/2022).

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
'Saat Takbiran Suami Saya Dipukuli'

"Saat Takbiran Suami Saya Dipukuli"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasmah Kehilangan Suami dan 2 Anak Kecelakaan Tol Cikampek | Pemudik Meninggal di Pelabuhan Bakauheni

[POPULER NUSANTARA] Tasmah Kehilangan Suami dan 2 Anak Kecelakaan Tol Cikampek | Pemudik Meninggal di Pelabuhan Bakauheni

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Regional
Libur Lebaran, Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan

Libur Lebaran, Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan

Regional
162.000 Wisatawan Berlibur ke Semarang Saat Lebaran, Melonjak 32 Persen

162.000 Wisatawan Berlibur ke Semarang Saat Lebaran, Melonjak 32 Persen

Regional
BMKG Deteksi 169 Titik Panas di Kaltim, Meningkat Drastis dari Sebelumnya

BMKG Deteksi 169 Titik Panas di Kaltim, Meningkat Drastis dari Sebelumnya

Regional
Cegah Lakalantas Saat Balik, Kakorlantas: Maksimal Berkendara 4 Jam

Cegah Lakalantas Saat Balik, Kakorlantas: Maksimal Berkendara 4 Jam

Regional
Dua Rumah di Situbondo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 225 Juta

Dua Rumah di Situbondo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 225 Juta

Regional
Mengintip Tim Drogba, Anggota Polres Magetan Penolong Pemudik yang Sulit 'Nanjak'

Mengintip Tim Drogba, Anggota Polres Magetan Penolong Pemudik yang Sulit "Nanjak"

Regional
Sebelum Kecelakaan Maut, Sopir Bus Rosalia Indah Sempat Berhenti di Pekalongan untuk Hilangkan Kantuk

Sebelum Kecelakaan Maut, Sopir Bus Rosalia Indah Sempat Berhenti di Pekalongan untuk Hilangkan Kantuk

Regional
'Green-Yellow-Red', Skema 'Delaying System' Polda Lampung Saat Arus Balik Lebaran 2024

"Green-Yellow-Red", Skema "Delaying System" Polda Lampung Saat Arus Balik Lebaran 2024

Regional
Komplotan Pencuri Sapi di Maluku Tengah Ditangkap, Ada yang Bertugas Survei Lokasi

Komplotan Pencuri Sapi di Maluku Tengah Ditangkap, Ada yang Bertugas Survei Lokasi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com