Setelah 3 Hari Diblokade, Akses Jalan Akhirnya Dibuka oleh Warga Tamilow dengan Sejumlah Syarat

Kompas.com - 10/12/2021, 16:57 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Warga Desa Tamilow, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, akhirnya membuka kembali akses jalan yang mereka blokade selama tiga hari pada Jumat (10/12/2021) sore.

Dengan pembukaan blokade itu, akses jalan yang menghubungkan empat kecamatan dengan Masohi, ibu kota Kabupaten Maluku Tengah, akan kembali normal.

Sebelumnya ada empat kecamatan, yakni Tehoru, Teluti, Siwawalalat, dan Werinama, yang lumpuh akibat blokade jalan tersebut.

“Hari ini semua blokade jalan telah dibuka kembali. Ada lima titik blokade yang dibuka,” kata tokoh masyarakat Tamilow, Epen Selano, kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Jumat.

Baca juga: Kapolda Maluku Perintahkan Tangkap Warga Tamilow yang Blokade Jalan

Pertimbangan kemanusiaan

Pembukaan blokade jalan di lima lokasi di desa tersebut dilakukan warga dengan memecah bongkahan campuran semen dan pasir yang membentang di atas jalan.

Menurut Epen, pembukaan blokade jalan di desa tersebut dilakukan atas pertimbangan kemanusiaan terhadap warga lainnya yang merasa dirugikan.

“Ada pertimbangan kemanusiaan yang membuat kita membuka blokade jalan. Karena sudah tiga hari akses dari dan menuju empat kecamatan lumpuh,” katanya.

Baca juga: Bantah Anggotanya Tembaki Warga, Kapolda Maluku: Ini Penggunaan Kekuatan, Jangan Dikatakan Penembakan

Sejumlah syarat

Selain pertimbangan kemanusiaan, Epen mengaku warga Tamilow juga membuka blokade jalan dengan sejumlah syarat.

Pertama, warga Tamilow menuntut agar penyidikan kasus pembakaran kantor desa Tamilow dihentikan.

“Hasil keputusan rapat masyarakat Tamilow, harus cabut tuntutan atau laporan pembakaran kantor desa,” katanya.

Baca juga: Kapolda Maluku Sebut Pengerahan Personel Saat Penangkapan 11 Warga Desa Tamilow Sesuai Prosedur

 

Selanjutnya, warga Tamilow juga menuntut agar pemerintah dapat membangun pos TNI di perbatasan Desa Sepa dan Dusun Rohua untuk menjamin keamanan masyarakat Tamilow yang akan melintas ke Masohi.

“Kami minta agar ada pos TNI di perbatasan Desa Sepa dan Dusun Rohua, ini untuk menjamin keamanan kami warga Tamilow,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat yang dikonfirmasi secara terpisah mengakui, saat ini proses pembukaan blokade jalan di Desa Tamilow masih terus berlangsung.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 9 Desember 2021

“Sekarang masih terus berlangsung pembukaan blokade, jadi saya tidak bisa bilang apakah sudah terbuka semua atau belum,” ujarnya.

Ia mengaku, pagi tadi Dandim, Kabag Ops Polres Maluku Tengah, dan Kejari Masohi telah mendatangi warga Tamilow untuk bernegosiasi guna membuka jalan tersebut.

“Memang tadi Pak Dandim, Kabag Ops, dan Kejari ada ke sana untuk negosiasi dan sampai sore ini pembukaan blokade masih dilakukan,” katanya.

Warga Tamilow memblokade ruas jalan di desa tersebut pasca-bentrok antara polisi dan warga pada Selasa (7/12/2021).

Dalam bentrokan itu, 18 warga mengalami luka-luka karena tertembak peluru karet. Sedangkan dari pihak kepolisian sebanyak tujuh orang terluka. Empat kendaraan polisi juga mengalami kerusakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja 13 Tahun Diperkosa Pamannya Sendiri Sejak Kelas 2 SD, Mengadu ke Ayahnya tapi...

Remaja 13 Tahun Diperkosa Pamannya Sendiri Sejak Kelas 2 SD, Mengadu ke Ayahnya tapi...

Regional
Pencurian Terekam CCTV di SMKN 1 Klaten Saat Upacara 17 Agustus, Polisi Periksa 2 Saksi

Pencurian Terekam CCTV di SMKN 1 Klaten Saat Upacara 17 Agustus, Polisi Periksa 2 Saksi

Regional
Jokowi Sebut Inflasi Jambi Tertinggi di Indonesia, Ini Solusi Gubernur dan BI

Jokowi Sebut Inflasi Jambi Tertinggi di Indonesia, Ini Solusi Gubernur dan BI

Regional
Tega Bunuh Istri karena Terbakar Cemburu, Pria di Maluku Terancam Hukuman Mati

Tega Bunuh Istri karena Terbakar Cemburu, Pria di Maluku Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebelum Tewas Terjatuh, Pendaki Israel Sempat Berswafoto di Tepi Jurang Puncak Rinjani

Sebelum Tewas Terjatuh, Pendaki Israel Sempat Berswafoto di Tepi Jurang Puncak Rinjani

Regional
Jadi Bandar Judi Togel Sydney hingga Hongkong, Tukang Sayur di Garut Diringkus Polisi

Jadi Bandar Judi Togel Sydney hingga Hongkong, Tukang Sayur di Garut Diringkus Polisi

Regional
Gedung Merdeka di Bandung: Sejarah, Fungsi, dan Arsitek

Gedung Merdeka di Bandung: Sejarah, Fungsi, dan Arsitek

Regional
Isolasi Mandiri, Gibran, Selvi Ananda hingga Jan Ethes Terpapar Covid-19, Diduga Terpapar dari ART

Isolasi Mandiri, Gibran, Selvi Ananda hingga Jan Ethes Terpapar Covid-19, Diduga Terpapar dari ART

Regional
TKW Asal Cianjur Korban Penyiraman Bubur Panas oleh Majikannya Berhasil Dipulangkan

TKW Asal Cianjur Korban Penyiraman Bubur Panas oleh Majikannya Berhasil Dipulangkan

Regional
Masih 26 Tahun, Pengepul Judi Togel Online di Purworejo Ditangkap

Masih 26 Tahun, Pengepul Judi Togel Online di Purworejo Ditangkap

Regional
Jadwal Terbaru dan Cara Memesan Tiket Kereta Bandara YIA

Jadwal Terbaru dan Cara Memesan Tiket Kereta Bandara YIA

Regional
Ayah Brigadir J: Kami Berharap Kasus Dibuka Terang Benderang seperti Instruksi Pak Jokowi

Ayah Brigadir J: Kami Berharap Kasus Dibuka Terang Benderang seperti Instruksi Pak Jokowi

Regional
Selundupkan Pistol Rakitan dan Peluru ke Lapas Idi Aceh untuk Kabur, Pacar dan Istri Napi Ditahan

Selundupkan Pistol Rakitan dan Peluru ke Lapas Idi Aceh untuk Kabur, Pacar dan Istri Napi Ditahan

Regional
Kronologi Nelayan di Aceh Tamiang Kena Tembakan TNI AL, Awalnya Dicurigai Bawa Sabu

Kronologi Nelayan di Aceh Tamiang Kena Tembakan TNI AL, Awalnya Dicurigai Bawa Sabu

Regional
3 Warga Alor Ditangkap gara-gara Judi Togel, Terancam 10 Tahun Penjara

3 Warga Alor Ditangkap gara-gara Judi Togel, Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.