Menyamar Jadi Wanita, Seorang Pria di Bandung Jadi Pelaku Pelecehan

Kompas.com - 22/11/2021, 13:17 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial H (40) nekat melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan di Bandung, Jawa Barat.

Wakil Kepala Polresta Bandung Ajun Komisaris Besar Dwi Indra Lesmana mengatakan, peristiwa itu terjadi di Gang Ghojali, Kampung Babakan Sondari, Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (20/11/2021), sekitar pukul 18.30 WIB.

Saat melakukan pelecehan tersebut, pelaku mengubah tampilan diri dengan menggunakan jilbab dan pakaian wanita.

Baca juga: Mahasiswi Diduga Jadi Korban Pelecehan, Ini Tanggapan Rektor Unsri

"Pelaku ini menyamar jadi wanita, dan bergelagat jadi wanita," kata Indra di Mapolresta Bandung, Senin (22/11/2021).

Setelah berdandan sebagai wanita, pelaku kemudian mengikuti korbannya dengan menggunakan motor dari belakang.

Sesampainya di tempat sepi, pelaku kemudian berpura-pura menanyakan alamat.

Saat itu, pelaku menyentuh payudara korban.

"Motif pelaku karena terdorong hasrat seksual dan pengakuannya sudah dua kali melakukan aksinya dengan menyamar sebagai wanita menggunakan jilbab," ujar Indra.

Baca juga: Muncul Video Mesum di Garut, Pemeran Wanita Diduga Korban Pemerasan

Polisi kemudian menangkap pria yang sudah berkeluarga itu di wilayah Kampung Babakan Sondari.

Polisi mengamankan satu set pakaian wanita, helm, dua buah balon dan sepeda motor.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelesaian Konflik di Pulau Heruku, Kapolda Maluku: Utamakan Dialog Secara Damai

Penyelesaian Konflik di Pulau Heruku, Kapolda Maluku: Utamakan Dialog Secara Damai

Regional
Flora Wisata San Terra Malang: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Flora Wisata San Terra Malang: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Ketua MK Sebut Dirinya dan Adik Jokowi Pasangan Fenomenal, Pengantin Senior Jiwa Muda

Ketua MK Sebut Dirinya dan Adik Jokowi Pasangan Fenomenal, Pengantin Senior Jiwa Muda

Regional
Istri Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang Ditahan Polisi

Istri Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang Ditahan Polisi

Regional
Mabuk karena Putus Cinta, Pemuda di Bandar Lampung Sebar Hoaks Tsunami

Mabuk karena Putus Cinta, Pemuda di Bandar Lampung Sebar Hoaks Tsunami

Regional
Bukit Holbung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Bukit Holbung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Imbas PMK, Pemkab Karimun Prediksi Ketersedian Sapi untuk Idul Adha Kurang

Imbas PMK, Pemkab Karimun Prediksi Ketersedian Sapi untuk Idul Adha Kurang

Regional
26 Pengungsi Rohingya Kabur dari Tempat Penampungan di Pekanbaru

26 Pengungsi Rohingya Kabur dari Tempat Penampungan di Pekanbaru

Regional
Penikahan Adik Jokowi dan Ketua MK Gunakan Sistem 'Barcode', Berlaku untuk 1 Orang

Penikahan Adik Jokowi dan Ketua MK Gunakan Sistem "Barcode", Berlaku untuk 1 Orang

Regional
Rumah di Sijenjang Kota Jambi Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar

Rumah di Sijenjang Kota Jambi Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar

Regional
Polisi Tangkap 6 Komplotan Pencuri Paket di Gudang Perusahaan Ekspedisi Jambi, Satu Orang Masih Buron

Polisi Tangkap 6 Komplotan Pencuri Paket di Gudang Perusahaan Ekspedisi Jambi, Satu Orang Masih Buron

Regional
Negara Dirugikan Rp 61 Miliar, Kejati Sulut Ungkap Peran 3 Tersangka Korupsi Dana Covid-19 di Minut

Negara Dirugikan Rp 61 Miliar, Kejati Sulut Ungkap Peran 3 Tersangka Korupsi Dana Covid-19 di Minut

Regional
Anwar Usman dan Adik Jokowi Menikah, Mahar Perangkat Shalat dan Jam Tangan

Anwar Usman dan Adik Jokowi Menikah, Mahar Perangkat Shalat dan Jam Tangan

Regional
Terbukti Korupsi, Eks Sekdis Pendidikan Banten Divonis 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Terbukti Korupsi, Eks Sekdis Pendidikan Banten Divonis 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Regional
Penjelasan Kadis Ketahanan Pangan Usai Diusir oleh Bupati Sikka Saat Rapat

Penjelasan Kadis Ketahanan Pangan Usai Diusir oleh Bupati Sikka Saat Rapat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.