Kompas.com - 31/10/2021, 13:45 WIB

KOMPAS.com - Seorang suami di Langkat, Sumatera Utara, berinisial MS (41), tega menganiaya istrinya YS, dengan mengunakan gunting.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian wajah.

Peristiwa itu terjadi di ruangan laboratorium rumah sakit di Jalan KH. Dewantara, Dusun V, Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Langkat, Sumut, Jumat (29/10/2021) malam.

Baca juga: Pria yang Bunuh Ayah Pacarnya karena Tak Direstui Jadi Menantu Ditangkap

Kasubbag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting mengatakan, penganiayaan itu berawal dari pasangan suami tersebut cekcok.

Pelaku yang emosi lantas mengambil gunting yang ada di atas meja lalu mengarahkannya ke wajah korban.

Setelah menusuk istriya, korban kemudian melarikan diri.

Tak terima dengan kejadian tersebut, korban langsung membuat laporan ke Polres Binjai.

Baca juga: Polisi: Sampai ke Lubang Jarum Pun Dia Sembunyi Kita Buru

Pelaku diamankan pihak keluarga

Polisi yang mendapat laporan dari korban kemudian melakukan penyelidikan.

Kemudian, petugas mendapat informasi bahwa pelaku sudah diamankan oleh pihak keluarga di sebuah terminal di Langkat.

"Iya, pelaku berhasil diamankan dengan barang bukti satu unit sepeda motor, satu gunting, satu jilbab, dan sepasang sendal dibawa guna pemeriksaan lebih lanjut," katanya, Minggu (31/10/2021).

Baca juga: Seorang Suami di Langkat Aniaya Istri dengan Gunting

Kata Siswanto, saat ini pihaknya masih mendalami motif dari MS tega menganiaya istrinya sendiri.

"Motifnya masih didalami. Memang keduanya cekcok. Apakah karena cemburu atau apa, belum lah itu. Masih didalami dulu," ungkapnya.

Baca juga: Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Saat ini, sambung Siswanto, pelaku sudah ditahan.

"Sekarang pelaku masih diperiksa dan ditahan," ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga Pasal 44 ayat 2 dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun.

Baca juga: Terungkap, Pegawai Kopitiam yang Dianiaya Preman Berawal Pelaku Hendak Menagih Utang ke Pemilik Kedai

 

(Penulis : Kontributor Medan, Dewantoro | Editor : Pythag Kurniati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senja di Rawapening hingga Gunung Merapi, Jadi Inspirasi Lukisan SBY di Sela Lawatan ke DIY-Jateng

Senja di Rawapening hingga Gunung Merapi, Jadi Inspirasi Lukisan SBY di Sela Lawatan ke DIY-Jateng

Regional
Buat Surat Titip Siswa di PPDB, Wali Kota Serang Bakal Dipanggil Pj Gubernur Banten

Buat Surat Titip Siswa di PPDB, Wali Kota Serang Bakal Dipanggil Pj Gubernur Banten

Regional
Ajak Tim Bogor Lavani Keliling DIY-Jateng, SBY: Olahraga Bikin Bangsa Makin Rukun

Ajak Tim Bogor Lavani Keliling DIY-Jateng, SBY: Olahraga Bikin Bangsa Makin Rukun

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Juni 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Juni 2022

Regional
Didesak Partai Koalisi Mundur dari Wakil Wali Kota Tegal, Jumadi: Tidak Ada Regulasinya

Didesak Partai Koalisi Mundur dari Wakil Wali Kota Tegal, Jumadi: Tidak Ada Regulasinya

Regional
Polisi Gerebek Sarang Bandar Narkoba di Balikpapan, Dibangun dengan Banyak Sistem Pertahanan, Pelaku Kabur

Polisi Gerebek Sarang Bandar Narkoba di Balikpapan, Dibangun dengan Banyak Sistem Pertahanan, Pelaku Kabur

Regional
Pelaku Pariwisata Tolak Kenaikan Harga Tiket dan Pembatasan Pengunjung Taman Nasional Komodo

Pelaku Pariwisata Tolak Kenaikan Harga Tiket dan Pembatasan Pengunjung Taman Nasional Komodo

Regional
Usai Bupati Bengkulu Utara 'Marah' di Depan Luhut, Harga Sawit Berangsur Naik

Usai Bupati Bengkulu Utara "Marah" di Depan Luhut, Harga Sawit Berangsur Naik

Regional
Pesawat AMA Rusak Parah Usai Mendarat Darurat di Keerom Papua, Pilot dan 6 Penumpang Selamat

Pesawat AMA Rusak Parah Usai Mendarat Darurat di Keerom Papua, Pilot dan 6 Penumpang Selamat

Regional
Seorang Ibu di Bima Tega Aniaya Bayinya Sendiri hingga Tewas

Seorang Ibu di Bima Tega Aniaya Bayinya Sendiri hingga Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Juni 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Juni 2022

Regional
Cincin Tersangkut di Kemaluan Pria asal Cilacap, Petugas Damkar Potong dengan Gerinda

Cincin Tersangkut di Kemaluan Pria asal Cilacap, Petugas Damkar Potong dengan Gerinda

Regional
Kronologi Siswi SMP di Langkat Dibunuh Pekerja Bengkel, Korban Dipukul Batu dan Diperkosa Dua Kali Saat Pingsan

Kronologi Siswi SMP di Langkat Dibunuh Pekerja Bengkel, Korban Dipukul Batu dan Diperkosa Dua Kali Saat Pingsan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Juni 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Juni 2022

Regional
Jual Minyak Goreng Curah Pakai Pedulilindungi, Pedagang: Bikin Ribet Saja, Kita Gaptek

Jual Minyak Goreng Curah Pakai Pedulilindungi, Pedagang: Bikin Ribet Saja, Kita Gaptek

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.