Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seorang Suami di Langkat Aniaya Istri dengan Gunting

Kompas.com - 31/10/2021, 12:04 WIB
Dewantoro,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang suami menganiaya istrinya dengan menggunakan gunting.

Penganiayaan tersebut terjadi di ruangan laboratorium rumah sakit di Jalan KH. Dewantara, Dusun V, Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada Jumat (29/10/2021) malam.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah. 

Baca juga: Soal Pedagang Jadi Tersangka Usai Ditusuk Preman, Penyidik hingga Kapolsek Medan Baru Diperiksa 

Bermula cekcok

Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting mengatakan, penganiayaan tersebut terjadi setelah pasangan suami istri itu cekcok.

Pelaku, MS (41), emosi dan mengambil gunting yang terletak di atas meja lalu mengarahkannya ke wajah korban, YS.

Akibatnya wajah YS terluka dan mengeluarkan banyak darah.   

Setelah itu, pelaku lalu melarikan diri. Usai kejadian itu, korban mendapat perawatan dan membuat laporan di Polres Binjai.

Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan hingga mendapat informasi bahwa pelaku sudah diamankan oleh pihak keluarga di sebuah terminal di langkat

"Iya, pelaku berhasil diamankan dengan barang bukti satu unit sepeda motor, satu gunting, satu jilbab, dan sepasang sendal dibawa guna pemeriksaan lebih lanjut," katanya, Minggu (31/10/2021).

Baca juga: Polisi Jadikan Pedagang di Medan yang Ditusuk Berkali-kali oleh Preman Minta Jatah Jadi Tersangka

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Soal Pilkada Jateng, Presiden Jokowi Serahkan ke Parpol

Soal Pilkada Jateng, Presiden Jokowi Serahkan ke Parpol

Regional
Warga Lereng Gunung Lewotobi Kesulitan Sayuran karena Tercemar Abu Vulkanik

Warga Lereng Gunung Lewotobi Kesulitan Sayuran karena Tercemar Abu Vulkanik

Regional
Alasan Jemaah Aboge di Banyumas Baru Rayakan Idul Adha Hari Ini

Alasan Jemaah Aboge di Banyumas Baru Rayakan Idul Adha Hari Ini

Regional
Polisi Sebut Motif Ayah yang Bunuh Anaknya di Banten Ingin Kaya

Polisi Sebut Motif Ayah yang Bunuh Anaknya di Banten Ingin Kaya

Regional
Tersangka Pengeroyokan Bos Rental di Pati Dimungkinkan Masih Bertambah, Kapolda Jateng: Sudah Kantongi Beberapa Nama

Tersangka Pengeroyokan Bos Rental di Pati Dimungkinkan Masih Bertambah, Kapolda Jateng: Sudah Kantongi Beberapa Nama

Regional
Daerah di Semarang Dijuluki Kampung 'Tukang Jagal', Ternyata Ini Alasannya

Daerah di Semarang Dijuluki Kampung "Tukang Jagal", Ternyata Ini Alasannya

Regional
Ratu Dewa Ajukan Pensiun, Ucok Abdul Rauf Dilantik Jadi Pj Wali Kota Palembang

Ratu Dewa Ajukan Pensiun, Ucok Abdul Rauf Dilantik Jadi Pj Wali Kota Palembang

Regional
Potensi Pelanggaran Selama Pilkada 2024 Menurut Bawaslu, Apa Saja?

Potensi Pelanggaran Selama Pilkada 2024 Menurut Bawaslu, Apa Saja?

Regional
Tak Tahan KDRT, Seorang Istri di Riau Minum Racun Rumput hingga Tewas

Tak Tahan KDRT, Seorang Istri di Riau Minum Racun Rumput hingga Tewas

Regional
Wadon Wadas, Potret Perjuangan Perempuan Melawan Penambangan Batuan Andesit di Desa Wadas

Wadon Wadas, Potret Perjuangan Perempuan Melawan Penambangan Batuan Andesit di Desa Wadas

Regional
BP Batam Ungkap 112 KK Warga Rempang Sudah Tempati Hunian Sementara

BP Batam Ungkap 112 KK Warga Rempang Sudah Tempati Hunian Sementara

Regional
Daya Tampung SMA/SMK Terbatas, Pj Gubernur Banten Minta Verifikasi Faktual Ketat

Daya Tampung SMA/SMK Terbatas, Pj Gubernur Banten Minta Verifikasi Faktual Ketat

Regional
Diklaim Tahan 30 Tahun, Tanggul Tambaklorok Semarang Dibuat seperti Muara Karang Jakarta

Diklaim Tahan 30 Tahun, Tanggul Tambaklorok Semarang Dibuat seperti Muara Karang Jakarta

Regional
Jokowi Targetkan Pemompaan Sawah Tadah Hujan Meningkatkan Hasil Panen

Jokowi Targetkan Pemompaan Sawah Tadah Hujan Meningkatkan Hasil Panen

Regional
Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Bansos untuk Pelaku Judi 'Online'

Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Bansos untuk Pelaku Judi "Online"

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com