Pemkot Blitar Beri Hadiah Uang Tunai Rp 25 Juta bagi Atlet Peraih Medali Emas PON Papua

Kompas.com - 28/10/2021, 12:08 WIB
Wali Kota Blitar Santoso memberikan hadiah uang secara simbolik kepada atlit asal Blitar peraih medali PON XX Papua pada upacara Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Pemerintah Kota Blitar, Kamis (28/10/2021) Dok. Polres Blitar KotaWali Kota Blitar Santoso memberikan hadiah uang secara simbolik kepada atlit asal Blitar peraih medali PON XX Papua pada upacara Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Pemerintah Kota Blitar, Kamis (28/10/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Blitar, Jawa Timur memberikan hadiah uang kepada 11 atlet asal Blitar yang berhasil meraih 15 medali pada pekan olah raga nasional (PON) XX di Papua.

Besaran hadiah adalah Rp 25 juta untuk peraih medali emas, Rp 17,5 juta untuk peraih medali perak, dan Rp 10 juta untuk peraih medali perunggu.

Penyerahan hadiah dilakukan secara simbolik pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di halaman kantor Pemerintah Kota Blitar, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: 90 Persen Kantor Pemerintah di Kota Blitar Sudah Pasang QR Code, tetapi Tidak Dipakai dengan Benar

"Mereka ini adalah pemuda dan pemudi asal Blitar yang telah membuktikan diri mampu meneladani semangat sumpah pemuda," kata Wali Kota Santoso usai upacara, Kamis.

Santoso berharap, hadiah yang diberikan kepada para atlet berprestasi itu dapat ditabung untuk menunjang biaya pendidikan mereka masing-masing.

Dari 12 atlet yang berprestasi di delapan cabang olahraga itu, terdapat empat atlet yang sebenarnya tidak berangkat dari KONI Kota Blitar dalam memperkuat kontingen Jawa Timur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun mereka turut mendapatkan penghargaan dari Pemkot Blitar karena sama-sama berasal dari Blitar.

Empat atlet itu adalah Marsheilla Gischa Islami yang mendapatkan 3 emas dari cabang bulu tangkis, Naja Nazzala Hidayat dan Andreas Marcellino Bonfilio yang masing-masing mendapatkan 1 perunggu dari cabang bola basket, dan Mohamad Krisna Septiawan yang mendapatkan perunggu dari sepak bola.

Sisanya, 7 atlet yang berangkat dari KONI Kota Blitar yaitu atlet panahan Ashiefa Nur Hainza dan Ardian Indra Dewantara yang meraih 2 medali emas dan 1 medali perak, atlet panjat tebing Khoirul Anam memeroleh 1 medali emas dan 1 medali perak di nomor boulder perorangan.

Baca juga: Mengebut Lewati Jalan yang Licin, Truk Pakan Ternak di Blitar Selip hingga Tabrak Rumah Warga

Kemudian atlet aeromodelling Dicka Cahya Putri dengan 1 medali emas dan 1 medali perunggu, atlet sepak takraw Maharani W, Siti Juariah, Aulia Febrianti meraih 1 medali perak dan 1 medali perunggu.

Ketua KONI Kota Blitar Gaguk Dwi Atmanto mengatakan, dari 11 atlet tersebut berhasil merebut 15 medali pada kejuaraan PON Papua yang terdiri dari 7 medali emas, 3 medali perak, dan 5 medali perunggu.

"Atlet yang dapat emas dan perak sekaligus misalnya, hadiahnya didasarkan perolehan medali tertinggi, yaitu emas sebesar Rp 25 juta," ujar Gaguk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Kejar Penjambret, Siswa SMA di Palu Jadi Korban Salah Tangkap dan Penganiayaan Oknum Polisi

Bantu Kejar Penjambret, Siswa SMA di Palu Jadi Korban Salah Tangkap dan Penganiayaan Oknum Polisi

Regional
Polisi Usut Tewasnya 2 Remaja Usai Nonton Dangdut, Tenggelam, tapi Ditemukan Benturan Benda Tumpul

Polisi Usut Tewasnya 2 Remaja Usai Nonton Dangdut, Tenggelam, tapi Ditemukan Benturan Benda Tumpul

Regional
Percepat Vaksinasi, Pemkab Bantul Akan Terbitkan Perbup Wajib Vaksin

Percepat Vaksinasi, Pemkab Bantul Akan Terbitkan Perbup Wajib Vaksin

Regional
Cegah Banjir di Medan, Bobby Siapkan Insentif bagi Tempat Ibadah yang Bangun Sumur Resapan

Cegah Banjir di Medan, Bobby Siapkan Insentif bagi Tempat Ibadah yang Bangun Sumur Resapan

Regional
Alami Kebutaan Setelah Divaksin dan Didiagnosis Neuritis Optik, Ini Tanggapan Joko Santoso

Alami Kebutaan Setelah Divaksin dan Didiagnosis Neuritis Optik, Ini Tanggapan Joko Santoso

Regional
Kronologi Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi di PDAM Madiun, Kerugian Negara Capai Rp 263 Juta

Kronologi Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi di PDAM Madiun, Kerugian Negara Capai Rp 263 Juta

Regional
Ibu Muda yang Mengaku Diperkosa 4 Teman Suami Diduga Dimarahi Polisi Saat Melapor

Ibu Muda yang Mengaku Diperkosa 4 Teman Suami Diduga Dimarahi Polisi Saat Melapor

Regional
Tak Ada Penyekatan Jalan di Jateng Selama Libur Nataru, Polisi Optimalkan Posko PPKM

Tak Ada Penyekatan Jalan di Jateng Selama Libur Nataru, Polisi Optimalkan Posko PPKM

Regional
Salah Tangkap Serta Diduga Aniaya Anak SMA, 3 Oknum Anggota Polres Palu Jadi Terperiksa

Salah Tangkap Serta Diduga Aniaya Anak SMA, 3 Oknum Anggota Polres Palu Jadi Terperiksa

Regional
'Anak Saya Sempat Kirim Video Awan Semeru, Setelah Itu Tak Bisa Dihubungi Lagi'

"Anak Saya Sempat Kirim Video Awan Semeru, Setelah Itu Tak Bisa Dihubungi Lagi"

Regional
'Mereka Teman Saya Sendiri, Begitu Teganya Memperkosa Istri Saya'

"Mereka Teman Saya Sendiri, Begitu Teganya Memperkosa Istri Saya"

Regional
Disebut Warganet Mahal, Berapa Harga Tengkleng Solo Bu Harsi?

Disebut Warganet Mahal, Berapa Harga Tengkleng Solo Bu Harsi?

Regional
Sebuah Motor Diduga Tergelincir dan Tabrak Tebing di Banyuwangi, 1 Orang Tewas

Sebuah Motor Diduga Tergelincir dan Tabrak Tebing di Banyuwangi, 1 Orang Tewas

Regional
Polda Maluku Sebut Tarik-Menarik Senjata Terjadi Antara Warga dengan Polisi Saat Bentrok

Polda Maluku Sebut Tarik-Menarik Senjata Terjadi Antara Warga dengan Polisi Saat Bentrok

Regional
Masalah Penyebab Banjir Bandang Garut Dilaporkan ke Polisi

Masalah Penyebab Banjir Bandang Garut Dilaporkan ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.