Cerita Seputar TKP Tragedi Susur Sungai Ciamis: Nama Korban Pertama yang Hanyut Jadi Nama Kampung dan Dikenal Angker

Kompas.com - 19/10/2021, 11:53 WIB
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya sedang memantau langsung proses evakuasi 11 siswa meninggal tenggelam saat acara susur sungai Pramuka MTs Harapan Baru di Sungai Cileueur, Jumat (15/10/2021) malam. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHABupati Ciamis Herdiat Sunarya sedang memantau langsung proses evakuasi 11 siswa meninggal tenggelam saat acara susur sungai Pramuka MTs Harapan Baru di Sungai Cileueur, Jumat (15/10/2021) malam.

CIAMIS, KOMPAS.com - Sungai Cileuer di Kampung Leuwi Ili Desa Utama, Kecamatan Cijeunjing, Kabupaten Ciamis, rupanya memiliki sejarah penamaan kampung yang berasal dari korban pertama yang hanyut di sungai tersebut puluhan tahun silam.

Leuwi artinya sungai dan Ili adalah nama korban pertama yang meninggal dunia di Sungai Cileueur yang akhir pekan lalu menewaskan 11 korban siswa MTs Harapan Baru Ciamis.

Baca juga: Olah TKP Susur Sungai di Ciamis, Polisi: Arus Tenang, 11 Jenazah Berkumpul di Satu Tempat Berkedalaman 2 Meter

"Ini nama kampung saya Leuwi Ili ini berasal dari nama korban pertama dulunya yakni Mang Ili yang meninggal hanyut di sungai ini tepat di muara yang kemarin ada korban. Jadi nama kampung kami adalah Leuwi (sungai) Ili," jelas Maman Sulaeman (55), warga setempat sekaligus saksi mata tragedi maut susur sungai yang menewaskan 11 siswa di lokasi kejadian, Selasa (19/10/2021) pagi.

Baca juga: Cerita Faisal, Korban Selamat Tragedi Susur Sungai: Kegiatan Direncanakan Sebelum Jumatan, yang Ikut Modal Nekat

Lokasi angker, tidak boleh gaduh

Maman menambahkan, warga kampungnya pun selama ini mengenal lokasi kejadian sebagai tempat angker dan memiliki beberapa pantangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti ada warga kampung yang berbuat gaduh atau berteriak-teriak di sungai tersebut pasti akan langsung diingatkan oleh warga setempat dan melarangnya.

Baca juga: Detik-detik Tragedi Susur Sungai: Pemancing Lihat 1 Orang Terpeleset, Seret Siswa Lainnya, Suasana Pun Berubah Panik

Sehingga, warga kampungnya menganggap bahwa tempat itu harus selalu dalam kondisi tenang dan tak boleh ada yang berbuat macam-macam, seperti tindakan-tindakan yang mengganggu seperti kegaduhan.

"Pokoknya kalau di sungai ini jangan berbuat gaduh dan macam-macam saja. Kalau warga kampung di sini sudah tahu. Dan sebelum kejadian kemarin pun kami sudah ingatkan ke para peserta dan para korban sebelum menewaskan 11 orang tersebut," tambahnya.

Baca juga: Diteriaki Pemancing, Siswa MTs Ini Lolos dari Tragedi Susur Sungai di Ciamis

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bendera Bulan Bintang Saat Ulang Tahun GAM Berkibar di Lhokseumawe

Bendera Bulan Bintang Saat Ulang Tahun GAM Berkibar di Lhokseumawe

Regional
Tak Sengaja Injak Atap Plafon, Tukang Servis AC Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gedung Pemkab Tuban, Begini Ceritanya

Tak Sengaja Injak Atap Plafon, Tukang Servis AC Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gedung Pemkab Tuban, Begini Ceritanya

Regional
Detik-detik Bus Berpenumpang 30 Orang Terbakar di Tol Ungaran-Solo, Tidak Ada Korban Jiwa

Detik-detik Bus Berpenumpang 30 Orang Terbakar di Tol Ungaran-Solo, Tidak Ada Korban Jiwa

Regional
Dipecat Prabowo Subianto dari Kader, Eks Ketua DPC Gerindra Blora: Saya Gugat Dia

Dipecat Prabowo Subianto dari Kader, Eks Ketua DPC Gerindra Blora: Saya Gugat Dia

Regional
Kronologi Anton Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Pemkab Tuban Saat Betulkan AC, Berawal dari Plafon Ambrol

Kronologi Anton Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Pemkab Tuban Saat Betulkan AC, Berawal dari Plafon Ambrol

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jabar di Bandung

Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jabar di Bandung

Regional
Bus Berpenumpang 30 Orang Terbakar di Tol Ungaran-Solo

Bus Berpenumpang 30 Orang Terbakar di Tol Ungaran-Solo

Regional
Cerita Eks Ketua DPC Gerindra Blora Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar karena Dipecat Sebagai Kader

Cerita Eks Ketua DPC Gerindra Blora Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar karena Dipecat Sebagai Kader

Regional
Jaringan Pipa Putus Diterjang Lahar Dingin, Ribuan Warga 3 Desa di Lerengan Merapi Klaten Krisis Air Bersih

Jaringan Pipa Putus Diterjang Lahar Dingin, Ribuan Warga 3 Desa di Lerengan Merapi Klaten Krisis Air Bersih

Regional
Ikut Orangtua Memancing, 3 Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kampar

Ikut Orangtua Memancing, 3 Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kampar

Regional
Pria Ini Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gedung Pemkab Tuban Saat Memperbaiki AC

Pria Ini Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gedung Pemkab Tuban Saat Memperbaiki AC

Regional
Jenazah Serda Putra Rahadi yang Gugur di Papua Segera Diterbangkan ke Aceh

Jenazah Serda Putra Rahadi yang Gugur di Papua Segera Diterbangkan ke Aceh

Regional
Pihak Unsri Bantah Coret Nama Korban Pelecehan Seksual Dosen dari Daftar Yudisium: Diikutkan Sesi Kedua

Pihak Unsri Bantah Coret Nama Korban Pelecehan Seksual Dosen dari Daftar Yudisium: Diikutkan Sesi Kedua

Regional
Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar, Eks Ketua DPC Gerindra: Ketua Umum yang Menandatangani Pemecatan Saya

Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar, Eks Ketua DPC Gerindra: Ketua Umum yang Menandatangani Pemecatan Saya

Regional
Eks Ketua DPC Gerindra Ungkap Alasan Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar

Eks Ketua DPC Gerindra Ungkap Alasan Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.