Kompas.com - 18/10/2021, 15:44 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution menjumpai para pengunjuk rasa yang memprotes penerapan e-Parking di Medan. KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALIWali Kota Medan, Bobby Nasution menjumpai para pengunjuk rasa yang memprotes penerapan e-Parking di Medan.

MEDAN, KOMPAS.com - Puluhan juru parkir (jukir) yang tergabung dalam Aliansi Juru Parkir se-Kota Medan kembali berunjuk rasa di Balai Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (18/10/2021).

Aksi ini merupakan kelanjutan setelah pada Jumat pekan lalu, para jukir berunjuk rasa di tempat yang sama.

Mereka memprotes sistem parkir elektronik atau e-parking yang diterapkan Pemerintah Kota Medan, karena dinilai hanya akan merugikan mereka.

Baca juga: Demo Tolak E-Parking di Medan, Juru Parkir Adu Mulut dengan Petugas Dishub

Sebab, banyak dari dari mereka yang akan kehilangan pekerjaan.

"Kita juga pernah diintimidasi oleh pihak ketiga," kata salah seorang peserta aksi, Rustam Siregar.

Dalam penerapan program e-parking, Pemkot Medan memang telah menggandeng PT Logika Garis Elektronik (LGE) untuk menjalankan proses pengutipan retribusi parkir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Protes Banjir Rob Bertahun-tahun, Warga Belawan Mandi Air Laut di Depan Kantor Gubernur Sumut

Para jukir mengatakan, tawaran dari PT LGE sangat rendah, yakni hanya 20 persen dari hasil pungutan harian.

Insentif yang diberikan juga hanya sebesar Rp 500.000 per bulan.

Menurut para juru parkir, adanya pihak ketiga di lingkaran pengelolaan retribusi parkir di Medan semakin tak efisien.

"Jangan ada pihak ketiga di perparkiran, hanya Pemkot Medan melalui Dinas Perhubungan. Itu saja," kata Rustam.

Baca juga: Istri Wakil Wali Kota Medan Shaula Arindianti Meninggal Dunia

Ia berharap, Pemkot Medan melalui Dinas Perhubungan bisa mengkaji ulang tentang kebijakan e-parking.

Dalam aksi lanjutan ini, para jukir akhirnya ditemui langsung oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Daerah di Jambi Tanpa Kasus Aktif Covid-19

4 Daerah di Jambi Tanpa Kasus Aktif Covid-19

Regional
Kapolres Duga Pelaku Percobaan Pembakaran Omah PSS Sleman 4 Orang, Satu Siramkan Bensin

Kapolres Duga Pelaku Percobaan Pembakaran Omah PSS Sleman 4 Orang, Satu Siramkan Bensin

Regional
DPRD Padang Panjang Anggarkan Rp 800 Juta untuk Tablet Anggota Dewan

DPRD Padang Panjang Anggarkan Rp 800 Juta untuk Tablet Anggota Dewan

Regional
Hujan dan Angin Kencang Landa Nusa Penida Bali, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan dan Angin Kencang Landa Nusa Penida Bali, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Regional
Gambar Bendera Merah Putih di Baliho HUT Kopri Terbalik, Sekda Mimika: Kami Mohon Maaf

Gambar Bendera Merah Putih di Baliho HUT Kopri Terbalik, Sekda Mimika: Kami Mohon Maaf

Regional
Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Regional
Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Regional
Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Regional
Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Regional
Pemkot Bima Salurkan 13 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di 14 Kelurahan

Pemkot Bima Salurkan 13 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di 14 Kelurahan

Regional
Pembatalan Operasional KA Limex Sriwijaya Kembali Diperpanjang

Pembatalan Operasional KA Limex Sriwijaya Kembali Diperpanjang

Regional
Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Regional
Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Regional
Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.