Detik-detik Suami di Probolinggo Bakar Istri yang Hamil dan Anaknya, Sempat Cekcok di Jalan

Kompas.com - 01/10/2021, 05:56 WIB
Ilustrasi api ShutterstockIlustrasi api

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - AS (31), pria asal Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo tega membakar istri yang sedang hamil berinisial SM (31), dan anaknya yang masih kecil.

Akibatnya, istri dan anak pelaku mengalami luka bakar dan harus dirawat di rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (29/9/2021) malam sekitar pukul 20.30 WIB di dusun Krajan yang cukup dekat dari rumah pelaku.

Baca juga: Ratusan Santri Demo Tuntut DPRD Dukung KPK Usut Kasus Suap Bupati Probolinggo

Kronologi

Kapolres Probolinggo Kota AKBP RM Jauhari mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (29/9/2021), pukul 20.30 WIB.

Kronologinya, kata Jauhari, pada Rabu pagi korban SM izin ke pelaku AS untuk memeriksa kandungan tiga bulan ke bidan di Kecamatan Tongas.

Namun pelaku melarang dan menyuruh sang istri menunda agar sang istri berangkat bersamanya jam 17.00 WIB atau setelah AS kerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seusai AS pulang kerja ternyata sang istri tidak ada di rumahnya.

Baca juga: Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan Kades, KPK Geledah 3 Kantor Dinas di Probolinggo

Pelaku sempat mencari ke rumah mertuanya di Pasuruan. Di sana sang mertua mengatakan kalau si istri ingin tinggal di rumah mertuanya itu.

"Sekitar tiga bulan terakhir keluarga tersebut memang sering cekcok karena adanya api kecemburuan," kata Jauhari di Mapolres Probolinggo Kota, Kamis (30/9/2021).

Saat berpapasan di tengah jalan, AS dan SM cekcok. Suami meminta korban untuk tidak meninggalkannya namun si istri tidak mau.

Kebetulan saat itu, ada penjual bensin eceran di pinggir jalan.

Pelaku membeli bensin lalu mengejar korban dan menyiramkannya ke arah tas korban yang berisi pakaian. Tas yang terbakar itu apinya kemudian menyambar SM dan anaknya.

Sekitar 80 persen tubuh SM mengalami luka bakar sementara anaknya yang juga ikut terkena api mengalami luka bakar 10 persen di bagian kaki.

Saat ini korban berada dalam perawatan medis, sementara pelaku sudah ditahan polisi.

"Pelaku kami jerat dengan pasal berlapis, yaitu KDRT lalu UU Perlindungan Anak dan penganiayaan berat dengan ancaman 10 tahun penjara," tukas Jauhari.

Baca juga: Seorang Nenek di Ponorogo Tewas Terpanggang Saat Bakar Sampah

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyamar Jadi Petugas Covid-19, Komplotan Penipu Gasak Uang hingga Perhiasan Milik Warga

Menyamar Jadi Petugas Covid-19, Komplotan Penipu Gasak Uang hingga Perhiasan Milik Warga

Regional
Banjir Landa Sulsel, Jalan Trans Sulawesi Ditutup

Banjir Landa Sulsel, Jalan Trans Sulawesi Ditutup

Regional
Sederhana, Ini Konten YouTube yang Membuat Mantan Pekerja Serabutan Raup Puluhan Juta Rupiah

Sederhana, Ini Konten YouTube yang Membuat Mantan Pekerja Serabutan Raup Puluhan Juta Rupiah

Regional
Banjir Terjang Badung hingga Denpasar, Pengunjung Kecewa Tak Bisa Kunjungi Obyek Wisata

Banjir Terjang Badung hingga Denpasar, Pengunjung Kecewa Tak Bisa Kunjungi Obyek Wisata

Regional
Rampas Motor dan Bacok Korban, Komplotan Begal Sadis di Jember Ditangkap

Rampas Motor dan Bacok Korban, Komplotan Begal Sadis di Jember Ditangkap

Regional
Terlibat Pertengkaran, Pria di Langkat Tewas Dibakar Massa, Polisi Buru Pelaku

Terlibat Pertengkaran, Pria di Langkat Tewas Dibakar Massa, Polisi Buru Pelaku

Regional
Mobil Ahok Diadang Warga di Aceh, Ternyata Ini Penyebabnya

Mobil Ahok Diadang Warga di Aceh, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Korban Erupsi Semeru: 22 Warga Meninggal, 22 Orang Hilang

Update Korban Erupsi Semeru: 22 Warga Meninggal, 22 Orang Hilang

Regional
Cerita Winandi Jadi YouTuber Setelah Dibuatkan Akun oleh Anaknya, Kerja 15 Jam Sehari, Raup Puluhan Juta

Cerita Winandi Jadi YouTuber Setelah Dibuatkan Akun oleh Anaknya, Kerja 15 Jam Sehari, Raup Puluhan Juta

Regional
Jenazah di Kebun Bambu Karawang Ternyata Pelajar SMK

Jenazah di Kebun Bambu Karawang Ternyata Pelajar SMK

Regional
Eri Cahyadi Targetkan Surabaya Nol Kasus Balita Stunting dalam 3 Bulan

Eri Cahyadi Targetkan Surabaya Nol Kasus Balita Stunting dalam 3 Bulan

Regional
Pelajar di Banyumas Diliburkan saat Natal dan Tahun Baru, tapi ...

Pelajar di Banyumas Diliburkan saat Natal dan Tahun Baru, tapi ...

Regional
Dedi Mulyadi Bantu Ibu yang Dilaporkan 5 Anaknya Perkara Tanah, Siapkan Tim Pengacara

Dedi Mulyadi Bantu Ibu yang Dilaporkan 5 Anaknya Perkara Tanah, Siapkan Tim Pengacara

Regional
Angkot Vs Kereta di Medan, KAI: Patuhi Rambu, Wajib Utamakan KA yang Melintas

Angkot Vs Kereta di Medan, KAI: Patuhi Rambu, Wajib Utamakan KA yang Melintas

Regional
Eks Ketua DPC Gerindra Blora Bantah Tudingan Kunker Saat Masih Positif Covid-19

Eks Ketua DPC Gerindra Blora Bantah Tudingan Kunker Saat Masih Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.