Pariwisata NTT dan Sejumlah Kegiatan Festival Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Kompas.com - 29/09/2021, 05:37 WIB
Ilustrasi pantai di Desa Koja Doi, Nusa Tenggara Timur DOK. Shutterstock/Christopher Moswitzer Shutterstock/Christopher MoswitzerIlustrasi pantai di Desa Koja Doi, Nusa Tenggara Timur DOK. Shutterstock/Christopher Moswitzer

KUPANG, KOMPAS.com - Sejumlah lokasi pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dibuka kembali untuk umum.

Selain obyek wisata, kegiatan festival yang melibatkan banyak orang, akan segera digelar, namun dengan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), menggelar sosialisasi kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan (CHSE) dalam rangka penyelenggaraan kegiatan pertemuan, insentif, konvensi dan pameran atau MICE di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Ditolak Masuk Tim PON NTT, Pria Ini Nekat Pakai Dana Sendiri ke Papua dan Raih 2 Medali

Kegiatan yang digelar di Hotel Aston Kupang itu, menghadirkan sejumlah pihak, di antaranya pemerintah daerah, badan otoritas, akademisi, asosiasi, industri MICE, desa wisata dan perwakilan media massa.

Direktur Pertemuan Insentif Konvensi dan Pameran Kemenparekraf Masruroh, mengatakan, kegiatan digelar dalam rangka menghadapi tatanan kenormalan baru, khususnya pada sektor MICE.

Dia menyebutkan, sosialisasi dilaksanakan dengan melibatkan para stakeholders MICE untuk menyamakan pemahaman mengenai isi panduan berupa kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan (CHSE)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada semester kedua tahun ini, sosialisasi panduan CHSE MICE dilaksanakan di Makassar, Balikpapan, Lampung, termasuk Kupang.

"Kupang dengan letak geografisnya sebagai water front city di Indonesia, serta berdekatan dengan Labuan Bajo, menjadi berkah tersendiri," kata Masruroh.

Baca juga: Ini Daerah Tanpa Hujan Terpanjang di NTT, Paling Lama 169 Hari

Letaknya yang strategis, lanjut Masruroh, menjadikan Kupang disebut juga pintu gerbang Indonesia Timur.

Menurut Masruroh, infrastruktur dan fasilitas MICE yang dimiliki, sudah sangat mumpuni, mulai dari bandara internasional hingga banyaknya hotel-hotel yang dapat menjadi lokasi penyelenggaraan MICE.

Selain itu, kata dia, faktor pendukung seperti daya tarik wisata yang menarik dan ragam kuliner khas Kupang yang menggugah selera dan sudah tersohor menjadi daya tarik tersendiri.

Baca juga: Pakai Topeng, 2 Pelaku Sempat Sapa Siswa Sebelum Rusak Sekolah di Kupang, Ini Kronologinya

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Mayat Terbungkus Plastik di Grobogan Terungkap, Korban Dibunuh Pacarnya karena Cemburu

Kasus Mayat Terbungkus Plastik di Grobogan Terungkap, Korban Dibunuh Pacarnya karena Cemburu

Regional
Brigadir Kansep, Polisi Penembak Mati Buronan di Depan Anak dan Istri Korban Divonis 7 Tahun Penjara

Brigadir Kansep, Polisi Penembak Mati Buronan di Depan Anak dan Istri Korban Divonis 7 Tahun Penjara

Regional
Saksi Ahli Pastikan Ada Sianida di Sate Kiriman Nani

Saksi Ahli Pastikan Ada Sianida di Sate Kiriman Nani

Regional
Kelompok Zikir di Sumedang Diduga Melenceng dari Islam, Istri Disuruh Cerai dari Suami, Ini Duduk Perkaranya

Kelompok Zikir di Sumedang Diduga Melenceng dari Islam, Istri Disuruh Cerai dari Suami, Ini Duduk Perkaranya

Regional
2 LRT Jabodebek Rusak akibat Tabrakan, Dirut INKA: Setelah Investigasi Selesai, Kereta Itu Diperbaiki

2 LRT Jabodebek Rusak akibat Tabrakan, Dirut INKA: Setelah Investigasi Selesai, Kereta Itu Diperbaiki

Regional
Pura-pura ke ATM, Kopassus Gadungan Bawa Kabur Motor Warga di Semarang

Pura-pura ke ATM, Kopassus Gadungan Bawa Kabur Motor Warga di Semarang

Regional
Banyak Peziarah Buang Celana Dalam untuk Buang Sial di Gunung Sanggabuana, Ini Kata Kepala Disparbud Karawang

Banyak Peziarah Buang Celana Dalam untuk Buang Sial di Gunung Sanggabuana, Ini Kata Kepala Disparbud Karawang

Regional
Universitas Negeri Malang Mulai Kuliah Tatap Muka

Universitas Negeri Malang Mulai Kuliah Tatap Muka

Regional
Terduga Pencuri Dihakimi Warga Desa hingga Tewas, Jenazahnya Langsung Dikubur di Kaki Gunung Cikuray

Terduga Pencuri Dihakimi Warga Desa hingga Tewas, Jenazahnya Langsung Dikubur di Kaki Gunung Cikuray

Regional
Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Peringkat 2 Se-Indonesia dari Sebelumnya Ranking 29

Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Peringkat 2 Se-Indonesia dari Sebelumnya Ranking 29

Regional
Amarah 'Emak-emak' Saat Geruduk Kantor PDAM Cianjur, 'Tiga Bulan Air Ledeng Tersendat, Ini Gimana Susah Mandi...'

Amarah "Emak-emak" Saat Geruduk Kantor PDAM Cianjur, "Tiga Bulan Air Ledeng Tersendat, Ini Gimana Susah Mandi..."

Regional
Tabrakan LRT Jabodebek, Dirut INKA: Masinis Luka Ringan, Dirawat di RS dan Kondisinya Sadar

Tabrakan LRT Jabodebek, Dirut INKA: Masinis Luka Ringan, Dirawat di RS dan Kondisinya Sadar

Regional
Disdik Riau Kaji Penambahan Durasi PTM bagi Siswa SMA dan SMK

Disdik Riau Kaji Penambahan Durasi PTM bagi Siswa SMA dan SMK

Regional
Sosok Mahasiswa UNS Solo yang Tewas Saat Diklatsar Menwa di Mata Teman Kampus

Sosok Mahasiswa UNS Solo yang Tewas Saat Diklatsar Menwa di Mata Teman Kampus

Regional
Sosok Gilang, Mahasiswa UNS yang Diduga Tewas Saat Diklatsar Menwa

Sosok Gilang, Mahasiswa UNS yang Diduga Tewas Saat Diklatsar Menwa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.